Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Profil Gus Elham Yahya, Dai Muda Kediri yang Viral karena Gaya Dakwah Digital dan Kini Jadi Sorotan Publik

Mizan Ahsani • Selasa, 11 November 2025 | 22:25 WIB
Gus Elham Yahya
Gus Elham Yahya

Jawa Pos Radar Madiun - Nama Gus Elham Yahya tengah ramai diperbincangkan di berbagai platform media sosial.

Dai muda asal Kediri ini dikenal dengan gaya dakwahnya yang santai, komunikatif, dan mudah diterima kalangan muda.

Namun, popularitasnya belakangan memunculkan kontroversi akibat video viral yang menjadi perbincangan hangat.

Latar Belakang dan Pendidikan Pesantren

Gus Elham memiliki nama lengkap Mohammad Elham Yahya Luqman. Ia lahir di Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, pada 8 Juli 2001. Meski masih berusia 24 tahun, kiprahnya di dunia dakwah sudah cukup luas.

Ia tumbuh di lingkungan pesantren dan berasal dari keluarga besar ulama. Ayahnya, K.H. Luqman Arifin Dhofir, adalah pengasuh Pondok Pesantren Al Ikhlas 1 Kediri, sementara kakeknya, K.H. Mudhofir Ilyas, merupakan pendiri Pondok Al Ikhlas Kaliboto.

Sejak kecil, Elham menimba ilmu agama dan kemudian melanjutkan pendidikan di Pondok Pesantren Lirboyo, salah satu pesantren terbesar di Jawa Timur.

Di sanalah ia memperdalam kitab kuning dan dasar-dasar ilmu agama sebelum akhirnya kembali ke daerah asalnya untuk berdakwah.

Perjalanan Dakwah dan Majelis Taklim Ibadallah

Pada September 2023, Gus Elham mendirikan Majelis Taklim Ibadallah, wadah dakwah yang kini memiliki puluhan ribu pengikut di media sosial.

Melalui majelis tersebut, ia menyebarkan nilai-nilai Islam yang menekankan keseimbangan antara ilmu dan akhlak.

Gaya ceramahnya dikenal ringan, membumi, dan sering disisipi humor. Ia mampu menyampaikan pesan keagamaan dengan bahasa yang mudah dipahami, membuatnya disukai banyak kalangan, terutama generasi muda.

Selain aktif di majelis, Gus Elham juga memanfaatkan platform digital seperti Instagram dan TikTok untuk menyebarkan dakwahnya.

Potongan video ceramah, nasihat singkat, dan pesan reflektif yang ia bagikan sering kali viral dan menarik jutaan penonton.

Ketenaran dan Gaya Komunikasi

Sebagai pendakwah muda, Gus Elham berusaha menampilkan citra yang sederhana dan merangkul semua kalangan. Ia sering berbicara tentang pentingnya menjaga akhlak dan meneladani kesabaran dalam menghadapi ujian hidup.

Salah satu pesan yang sering ia sampaikan adalah:

“Menjadi baik itu tidak perlu menunggu tua. Selagi muda, kita bisa menebar manfaat.”

Pendekatan yang hangat dan penggunaan media sosial membuat Gus Elham dianggap sebagai representasi generasi dai milenial yang mampu menggabungkan nilai-nilai tradisi pesantren dengan teknologi digital.

Kontroversi Video Viral

Namun, di tengah popularitasnya, Gus Elham kini dihadapkan pada sorotan publik setelah beredarnya video yang memperlihatkan dirinya menciumi anak kecil.

Potongan video itu tersebar di berbagai platform dan memicu reaksi beragam. Sebagian warganet menilai tindakan tersebut tidak pantas, sementara lainnya meminta publik tidak menghakimi sebelum mengetahui konteks sebenarnya.

Menanggapi hal itu, Gus Elham akhirnya buka suara. Dalam video klarifikasi yang beredar, ia menyebut bahwa dirinya telah menjadi korban fitnah dari oknum yang sengaja membuat akun untuk menjatuhkan reputasinya.

Ia berkata dengan nada tenang:

“Ya Allah, sampai ada itu, dai muda bernama Gus Elham Yahya melakukan pelecehan, apa ini? Batinku.”

Ia menegaskan tidak ada niat buruk dalam potongan video tersebut dan meminta publik untuk bijak dalam menilai.

“Menjatuhkan tidak membuat kita lebih tinggi, menghujat tidak membuat kita lebih hebat. Justru itu semua memperlihatkan siapa diri kita dan siapa karakter kita.”

Kontroversi ini membuat nama Gus Elham semakin dikenal luas. Banyak pihak yang menyerukan agar kasus tersebut diklarifikasi secara terbuka agar tidak menimbulkan fitnah lebih jauh.

Di sisi lain, para pendukungnya tetap memberikan dukungan moral, mengingat kiprahnya dalam dakwah selama ini dianggap positif dan inspiratif.

Meski di tengah badai isu, Gus Elham tetap aktif berdakwah. Ia menegaskan bahwa fokus utamanya adalah mengembangkan pesantren dan mengajarkan ilmu agama kepada santri serta masyarakat luas.

(*/naz)
Penulis: Nazala Syifa Julieta/Politeknik Negeri Madiun

Editor : Mizan Ahsani
#gus elham yahya #pendakwah muda #dakwah digital #dai muda #video viral #kediri #Majelis Taklim Ibadallah #profil #kontroversi