Jawa Pos Radar Madiun - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Manokwari tengah memburu pelaku perampokan disertai penculikan terhadap AGT (38), istri seorang pegawai Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Manokwari.
Kasus ini memicu perhatian publik karena dilakukan pada siang hari dan diduga melibatkan perencanaan matang.
Kepala Satuan Reskrim Polresta Manokwari, AKP Agung Gumara Samosir, menjelaskan bahwa identitas pelaku sudah dikantongi dan tim gabungan telah melakukan pengejaran ke sejumlah titik strategis.
"Kami belum bisa pastikan kondisi korban karena masih dilakukan pencarian. Kami kerahkan banyak personil, termasuk anjing pelacak," kata Agung.
Menurut laporan suami korban yang datang ke SPKT Polresta Manokwari pada Senin (10/11) pukul 18.00 WIT.
Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 12.30 WIT ketika ia sedang bekerja di kantor. Laporan diterima kurang dari satu kali 24 jam setelah kejadian.
"Belum sampai 1X24 jam, kami sudah terima laporan dari suami korban. Mohon doanya, semoga secepatnya kami temukan keberadaan korban," ujar Agung.
Penyidik telah mengamankan beberapa barang bukti, termasuk telepon seluler milik korban yang ditemukan di sebuah rumah kosong dekat lokasi kejadian.
Polisi juga telah memeriksa seorang sopir pikap yang dihubungi oleh terduga pelaku menggunakan ponsel korban untuk mengangkut sejumlah barang.
"Kami sudah minta keterangan dari sopir yang dihubungi menggunakan handphone korban," jelas Agung.
Hingga kini, Polresta Manokwari bekerja sama dengan Direktorat Reskrimum Polda Papua Barat untuk mempercepat penangkapan pelaku sekaligus mengamankan keselamatan korban.
“Kami imbau masyarakat tetap tenang dan percayakan penanganan perkara kepada polisi. Jika ada yang lihat atau mengetahui keberadaan pelaku, segera laporkan kepada kami,” tutur Agung.
Kasus ini terus berlanjut dan menjadi perhatian besar warga Manokwari yang berharap korban segera ditemukan dalam keadaan selamat. (fin)
Editor : AA Arsyadani