Jawa Pos Radar Madiun – Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melaporkan belum menerima pencairan bansos tahap keempat.
Bahkan sebagian berisiko tidak mendapatkan pencairan pada tahap berikutnya.
Validitas data kependudukan dan kepesertaan menjadi penyebab utama keterlambatan.
Berikut tiga kategori KPM yang paling berisiko gagal cair.
1. KPM Terdata Meninggal Dunia
KPM yang tercatat meninggal dan telah diverifikasi kelurahan, kecamatan, serta Dukcapil akan otomatis dihentikan bantuannya. Jika status meninggal sudah masuk SIKS-NG, pencairan tidak bisa diproses kembali.
2. KPM Mengganti Nomor KK tetapi Belum Memadankan Data
Perubahan KK karena menikah, pecah KK, atau perubahan anggota keluarga wajib segera dipadankan dengan data Dukcapil dan DTKS.
Jika data berbeda, sistem menahan bansos karena terbaca tidak sinkron. Ini menjadi penyebab tertinggi PKH dan BPNT tidak cair di tahap keempat.
3. KPM Pindah Domisili tetapi Belum Memperbarui Data
Pindah alamat tanpa melapor ke Dukcapil atau pendamping sosial membuat data tidak padan di SIKS-NG. Status ini menyebabkan bansos tertunda pada tahap berikutnya.
Solusi Agar Bansos Bisa Cair Kembali
Agar bansos kembali terbaca sistem dan layak cair, KPM perlu:
• Memperbarui data kependudukan di Dukcapil.
• Memadankan data melalui operator DTKS, pendamping PKH, atau Dinas Sosial.
• Memastikan KK, KTP, dan data keluarga sinkron di seluruh sistem.
Setelah sinkronisasi berhasil, bansos berpeluang besar cair kembali.
Update Pencairan Bansos Tahap 4
Pencairan bansos tunai dan non-tunai mulai berjalan bertahap.
1. Program Sembako/BPNT (BBNT)
Bank BNI mulai menyalurkan bantuan sembako tahap 4. Sejumlah KPM melaporkan saldo Rp600.000 telah masuk ke rekening.
2. Bantuan Beras 20 Kg & Minyak Goreng 4 Liter
Distribusi bansos pangan kembali dilakukan di beberapa wilayah. Kota Tangerang menjadi salah satu daerah yang sudah mengeluarkan undangan pengambilan.
Update Status Penyaluran di SIKS-NG
Progress penyaluran masih berlangsung dan belum mencapai 100 persen.
• PKH: banyak wilayah sudah masuk status SPM, baik KKS lama maupun baru.
• Sembako: masih di tahap “berhasil cek rekening”, menunggu SPM/SI.
• BLT Kesra Rp900.000: sebagian bank penyalur mulai menunjukkan status SI, tanda pencairan berikutnya semakin dekat.
Selama status KPM aktif dan tidak exclude, bansos masih berpeluang cair sebelum akhir Desember 2025.
Editor : Ockta Prana Lagawira