Jawa Pos Radar Madiun - Akun Facebook “Rayap Aspal” pada Selasa (18/11) mengunggah video dengan narasi yang menghebohkan.
Disebutkan bahwa Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meminta kenaikan gaji TNI sekaligus penurunan gaji polisi.
Video itu menyebut TNI lebih peduli kepada rakyat dibandingkan institusi lain.
Hingga Rabu (19/11), konten tersebut telah memperoleh sekitar 24.300 tanda suka, lebih dari 2.000 komentar, dan dibagikan ulang lebih dari seribu kali.
Menurut pemeriksaan Tim Pemeriksa Fakta Mafindo yang dikutip dari turnbackhoax.id, klaim tersebut tidak terbukti.
Penelusuran dengan kata kunci “Menkeu Purbaya minta kenaikan gaji untuk TNI dan penurunan gaji untuk polisi” di Google tidak menemukan satupun sumber kredibel terkait informasi tersebut.
Purbaya hanya menyampaikan bahwa pembahasan kenaikan gaji ASN tahun 2026 masih dalam tahap diskusi.
Tidak ada pernyataan terkait kenaikan gaji TNI maupun penurunan gaji polisi.
Sepanjang penelusuran, tidak ditemukan bukti yang dapat menguatkan isi video.
Dengan demikian, unggahan tersebut dikategorikan sebagai konten palsu (fabricated content).
Masyarakat diimbau untuk selalu memverifikasi setiap informasi sebelum membagikannya di media sosial. (*)
*Jawa Pos Radar Madiun bersama 100 media nasional tergabung dalam Aliansi Cek Fakta yang diinisiasi MAFINDO (Masyarakat Anti Fitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).
Editor : Mizan Ahsani