Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Detik-Detik Warga Lumajang Dikejar Wedus Gembel saat Erupsi Gunung Semeru: Kejadiannya Cepat Sekali!

AA Arsyadani • Kamis, 20 November 2025 | 19:18 WIB

 

 

Imron Hamzah menceritakan detik-detik Erupsi Gunung Semeru.
Imron Hamzah menceritakan detik-detik Erupsi Gunung Semeru.

Jawa Pos Radar Madiun - Erupsi Gunung Semeru yang terjadi pada Rabu sore (19/11) di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, membuat ratusan warga panik dan harus meninggalkan rumah mereka untuk mengungsi ke tempat aman.

Salah satu korban, Imron Hamzah, warga Dusun Gumukmas, Desa Sapiturang, Kecamatan Pronojiwo, menceritakan bahwa letusan berlangsung sangat cepat.

“Terlalu cepat waktunya. Jam setengah tiga aliran lava itu muncul dan pelan-pelan mengarah ke bawah, di mana banyak desa,” ungkap Imron kepada JawaPos.com di SD Negeri 4 Supiturang, Kamis (20/11).

“Lahar mengalir ke sebelah utara, di mana banyak rumah dan permukiman warga. Dalam satu jam, seluruh desa terdampak erupsi Semeru,” imbuhnya.

Menyadari rumahnya terdampak langsung, Imron segera menyelamatkan diri bersama istri dan anaknya ke SD Negeri 4 Supiturang sebagai lokasi pengungsian.

“Kejadiannya cepat sekali, tiba-tiba turun lahar, muncul wedus gembel, warga langsung panik dan berlarian mencari zona aman,” tuturnya.

Data sementara BPBD Jawa Timur per Kamis (20/11) pukul 05.40 WIB mencatat sekitar 346 pengungsi dari Kecamatan Pronojiwo dan Candipuro.

Di Pronojiwo, tersedia empat lokasi pengungsian, termasuk SDN 04 Supiturang dan Masjid Ar-Rahmah, Desa Oro-Oro Ombo.

Sementara di Candipuro, empat lokasi pengungsian tersedia, antara lain SD Negeri 2 Sumberurip dan Kantor Kecamatan Candipuro.

Selain itu, korban luka bakar akibat awan panas tercatat tiga orang.

Dua dievakuasi pada Rabu, termasuk pasangan suami-istri asal Kediri, sementara satu warga Dusun Umbulan, Sumbersari, dievakuasi Kamis pagi.

Erupsi Semeru kali ini kembali mengingatkan pentingnya kewaspadaan dan kesiapsiagaan warga terhadap bencana alam di wilayah rawan vulkanik. (fin)

Editor : AA Arsyadani
#gunung semeru #Wedus Gembel #erupsi gunung semeru