Jawa Pos Radar Madiun - Pemerintah kembali menggulirkan penyaluran bantuan sosial dalam jumlah besar pada akhir tahun.
Sebanyak 35 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dipastikan menerima berbagai jenis bansos, mulai dari PKH, BPNT, hingga BLT Kesra yang diberikan sebagai bantuan tunai sementara.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan bahwa total 35.046.783 penerima sudah lolos verifikasi.
Dari jumlah tersebut, 18 juta merupakan penerima reguler, sementara 17 juta lainnya adalah penerima baru yang datanya telah divalidasi petugas pendamping dan Badan Pusat Statistik (BPS).
Ia menekankan bahwa proses verifikasi tahun ini dilakukan lebih ketat agar bansos benar-benar tepat sasaran.
Proses pengecekan data penerima dilakukan berlapis, mulai dari pendamping sosial di lapangan, pemerintah daerah, hingga BPS sebagai validator akhir.
Sistem verifikasi bertingkat ini disiapkan untuk memastikan bantuan tidak jatuh kepada pihak yang tidak memenuhi kriteria.
BLT Kesra Mulai Dicairkan Jumat Ini
Salah satu bansos yang paling ditunggu masyarakat adalah BLT Kesra, yang dipastikan mulai dicairkan Jumat pekan ini melalui PT Pos Indonesia.
Penyaluran dapat dilakukan setelah dana diteruskan pemerintah kepada PT Pos, biasanya dua hari sebelum jadwal pencairan.
Bagi warga yang baru masuk daftar penerima, pemerintah mengingatkan pentingnya membawa surat pemberitahuan resmi dari PT Pos sebelum mengambil bantuan di titik penyaluran yang telah ditentukan.
Tiga Cara Pengambilan BLT Kesra
Untuk menjangkau seluruh penerima di berbagai kondisi wilayah, pemerintah menyediakan tiga mekanisme pencairan BLT Kesra:
- Datang langsung ke Kantor Pos
- Pencairan kolektif melalui komunitas di daerah padat penduduk
- Diantar langsung ke rumah bagi lansia dan penyandang disabilitas
Melalui mekanisme fleksibel ini, pemerintah menargetkan seluruh bansos Triwulan IV 2025 selesai disalurkan sebelum tutup tahun anggaran.
(*/naz)
Penulis: Nazala Syifa Julieta/Politeknik Negeri Madiun