Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

50 Warga Tapanuli Tengah Terjebak Longsor di Tengah Hutan: 'Tolong Kami, Pak Bupati!'

AA Arsyadani • Rabu, 26 November 2025 | 15:56 WIB
Banjir dan longsor melanda wilayah Pantai Barat Sumatera Utara.
Banjir dan longsor melanda wilayah Pantai Barat Sumatera Utara.

Jawa Pos Radar Madiun - Bencana hidrometeorologi kembali menghantam Pantai Barat Sumatera Utara.

Hujan ekstrem memicu banjir besar dan rangkaian longsor yang melumpuhkan akses di Sibolga, Tapanuli Tengah, Mandailing Natal (Madina), hingga Tapanuli Selatan (Tapsel).

Di tengah situasi genting itu, sebanyak 50 warga Tapteng dilaporkan terjebak di tengah hutan tanpa jalan keluar.

Dalam sebuah video yang beredar luas, warga terdengar memohon bantuan dengan suara bergetar.

“Pak Bupati, tolong kami di sini, Pak Bupati. Kami di tengah hutan ini. Kiri-kanan longsor. Nggak ada lagi jalan keluar,” ujar seorang warga, Rabu (26/11).

“Tolong kami, tolong. Ada sekitar 50 orang, Pak Bupati. Kiri-kanan udah hancur ini tolong secepatnya,” lanjutnya panik.

Video yang diunggah akun rose_zebua28 memperlihatkan puluhan warga bertahan di bawah pepohonan dengan perlindungan seadanya: payung, terpal, dan plastik, sambil diguyur hujan.

Madina Paling Parah: Ribuan Rumah Terendam

Mandailing Natal menjadi wilayah dengan dampak terburuk. Empat desa di Siulang Aling, Kecamatan Muara Batang Gadis, terendam banjir setinggi 1–2 meter.

Hingga Selasa (25/11), air belum juga surut.

“Rumah kami masih tergenang air. Saudara di Lubuk Kapundung I, II, dan Rantau Panjang sudah mulai kembali untuk bersih-bersih. Tapi bantuan belum turun sama sekali. Kami sulit keluar karena satu-satunya jalur akses adalah transportasi udara,” kata Sadun Lubis, dikutip dari Sumut Pos.

Tapsel Lumpuh Total: Tiga Jalur Nasional Putus di Lima Titik

Kerusakan parah turut melanda Tapanuli Selatan. Tiga jalur nasional utama—Lintas Barat, Tengah, dan Timur—putus total di lima titik:

“Longsor di Tobotan dan Aek Nabara menyeret empat mobil ke jurang. Hingga kini belum bisa dievakuasi,” ungkap Kabid Sarana dan Prasarana Dishub Tapsel, Mara Sutan Harahap.

Sibolga–Tapteng: Ribuan Warga Terdampak

Banjir juga melanda Kecamatan Sibolga Selatan, sementara di Tapanuli Tengah tercatat 1.092 keluarga terdampak di sembilan kecamatan.

Akses bantuan makin tersendat setelah longsor besar kembali menutup Jalan Nasional Tarutung–Sibolga di Parsikkaman, Kecamatan Sitahuis.

Cuaca Ekstrem Masih Berlanjut

Hingga artikel ini dibuat, upaya penanganan darurat terus berlangsung.

Namun, potensi hujan ekstrem diperkirakan tetap tinggi dan dikhawatirkan memperparah kondisi.

Pemerintah daerah kini berpacu dengan waktu untuk mengevakuasi warga yang terisolasi, termasuk 50 orang yang terjebak di tengah hutan, serta memulihkan jalur vital yang menghubungkan wilayah Pantai Barat Sumatera Utara. (fin)

Editor : AA Arsyadani
#sumatera utara #banjir sumut #longsor #tapteng