Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Menolak Dievakuasi, Seorang Penyintas Banjir Bandang di Agam Akhirnya Meninggal Dunia

AA Arsyadani • Jumat, 28 November 2025 | 23:08 WIB

 

 

Tim SAR mengevakuasi korban banjir bandang di Kabupaten Agam, Jumat (28/11/2025).
Tim SAR mengevakuasi korban banjir bandang di Kabupaten Agam, Jumat (28/11/2025).

Jawa Pos Radar Madiun - Seorang penyintas banjir bandang di Jorong Toboh, Nagari Malalak Timur, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, meninggal dunia setelah sebelumnya menolak untuk dipindahkan ke lokasi aman.

Tim SAR gabungan memastikan bahwa korban sebenarnya selamat dari terjangan banjir, namun kondisi lukanya semakin parah karena menolak evakuasi.

“Awalnya korban selamat dari banjir bandang namun menolak untuk dievakuasi dan akhirnya meninggal dunia,” kata Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Kelas A Padang, Hendri, di Kabupaten Agam, Jumat (28/11).

Hendri menjelaskan bahwa anggota SAR sudah berusaha membujuk korban untuk meninggalkan lokasi bencana. Meski menolak, petugas medis tetap memberikan penanganan dasar di tempat.

“Korban tidak mau kita evakuasi dan terpaksa tim medis memberikan layanan medis dasar saja,” ujarnya.

Saat ditemukan, korban mengalami luka robek di beberapa bagian tubuh hingga kepala.

Setelah dinyatakan meninggal, warga Malalak Timur segera menyalatkan dan memakamkan korban sesuai prosedur setempat.

Hingga kini, data Tim SAR gabungan mencatat sembilan korban meninggal dunia telah berhasil dievakuasi.

Sejumlah penyintas luka-luka juga dirujuk ke rumah sakit terdekat, sementara ratusan warga lainnya masih bertahan di pengungsian dengan keterbatasan makanan, air bersih, selimut, dan obat-obatan.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, memastikan bahwa bantuan dari Presiden Prabowo Subianto sudah tiba di Bandara Internasional Minangkabau dan segera disalurkan ke wilayah terdampak.

Alhamdulillah bantuan sudah tiba. Ini bantuan Bapak Presiden langsung dari beliau dan akan segera didistribusikan ke seluruh wilayah terdampak,” ujarnya.

Upaya penanganan darurat terus dilakukan oleh pemerintah daerah, BNPB, TNI, Polri, dan relawan untuk memastikan kebutuhan dasar para penyintas terpenuhi serta percepatan pemulihan di wilayah terdampak. (fin)

Editor : AA Arsyadani
#Penyintas Banjir Bandang #agam #banjir bandang #Sumatera Barat