Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Mengharukan! Anggota Bhayangkari Tapsel Rela Menyusui Bayi yang Terpisah dari Ibunya di Posko Longsor Marsada

AA Arsyadani • Senin, 1 Desember 2025 | 03:45 WIB

 

Anggota Bhayangkari Tapanuli Selatan (Tapsel), Ny. Tengku Nova Mulyana Hanafi, rela menyusui bayi satu bulan di depan RM Sinyar-Nyar, Dusun Purba Tua, Desa Marsada, Sipirok.
Anggota Bhayangkari Tapanuli Selatan (Tapsel), Ny. Tengku Nova Mulyana Hanafi, rela menyusui bayi satu bulan di depan RM Sinyar-Nyar, Dusun Purba Tua, Desa Marsada, Sipirok.

Jawaa Pos Radar Madiun - Suasana haru menyelimuti posko penanganan banjir dan longsor di depan RM Sinyar-Nyar, Dusun Purba Tua, Desa Marsada, Sipirok.

Di area yang difungsikan sebagai Posko Kesehatan dan Dapur Umum itu, tangis, kepanikan, dan ketegangan berbaur dengan harapan para korban yang menunggu pertolongan.

Di tengah keramaian, seorang nenek tampak menggendong bayi berusia sekitar satu bulan.

Bayi itu menangis tanpa henti karena lapar, kelelahan, dan terpisah dari ibunya yang belum dievakuasi dari lokasi longsor.

Tangisnya menggema di bawah tenda darurat, menembus suasana yang sudah penuh duka.

Melihat kondisi tersebut, anggota Bhayangkari Cabang Tapanuli Selatan (Tapsel), Ny. Tengku Nova Mulyana Hanafi, langsung tergerak.

Tanpa ragu, ia menawarkan bantuan paling murni yang bisa diberikan seorang ibu, yakni memberikan ASI kepada bayi tersebut.

“Waktu melihat bayi itu menangis, saya seperti melihat anak saya sendiri. Saya hanya memikirkan satu hal dia harus segera ditenangkan. Selama saya bisa membantu, saya lakukan tanpa ragu,” ujar Ny. Nova dengan suara bergetar menahan haru.

Setelah mendapat izin dari tenaga kesehatan dan sang nenek, Ny. Nova membawa bayi itu ke sebuah musholla kecil di sisi posko.

Di tempat darurat itu, ia menyusui sang bayi yang tampak begitu lemah dan kebingungan menghadapi dunia yang belum lama dikenalnya.

Tangis yang sebelumnya memilukan perlahan mereda. Sekejap kemudian, bayi itu tertidur tenang dalam dekapan penuh kasih.

Baca Juga: Jelang Nataru, Operasi Gepeng di Kota Madiun Diperketat

Ketua Bhayangkari Cabang Tapsel, Ny. Kiki Yon Edi, menyampaikan apresiasi atas tindakan spontan tersebut.

“Yang dilakukan Ny. Nova adalah wujud kepedulian yang menjadi jantung Bhayangkari. Kami berusaha hadir bukan hanya sebagai pendamping suami, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang meringankan beban sesama,” tegasnya.

Peristiwa ini juga mendapat perhatian dari Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, menyebut aksi tersebut mencerminkan nilai kemanusiaan yang dijunjung Polri dan Bhayangkari.

“Di tengah situasi bencana yang penuh duka, tindakan Ny. Nova menjadi gambaran bahwa kepedulian tidak pernah padam. Polri dan Bhayangkari selalu berupaya membawa kehangatan, rasa aman, dan pertolongan bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Polda Sumut berkomitmen terus mendukung penanganan bencana di Tapanuli Selatan dan wilayah lain yang terdampak.

“Peristiwa sederhana namun sarat makna ini menjadi pengingat bahwa di tengah bencana, kasih sayang dan kemanusiaan selalu menemukan jalannya,” pungkasnya. (fin)

Editor : AA Arsyadani
#menyusui bayi #aksi kemanusiaan #polda sumut #Banjir Tapsel #bhayangkari tapsel