Jawa Pos Radar Madiun – Pemerintah kembali menyiapkan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk tahun 2026.
Sejumlah bocoran aturan mulai berkembang, terutama mengenai kemungkinan perubahan sistem seleksi yang disebut lebih ketat dan berorientasi kompetensi digital.
Isu ini mulai ramai setelah seleksi CPNS 2025 menerapkan sistem hybrid dan penyesuaian formasi prioritas.
Banyak calon pelamar kini mencari tahu apakah CPNS 2026 akan tetap menggunakan pola lama atau menerapkan model seleksi baru yang lebih kompleks.
Perubahan ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas aparatur sipil negara yang mampu mengikuti perkembangan teknologi, digitalisasi layanan publik, dan transformasi birokrasi.
Pemerintah ingin memastikan bahwa ASN yang direkrut tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter pelayanan publik yang kuat.
Bocoran Perubahan Sistem Seleksi CPNS 2026
Beberapa sumber menyebut sistem seleksi CPNS 2026 akan mengalami penyesuaian sebagai berikut:
1. Seleksi Berbasis Kompetensi Digital
Calon ASN dituntut memahami penggunaan perangkat digital dan aplikasi birokrasi.
Materi tambahan yang dipertimbangkan antara lain literasi digital, keamanan siber, penggunaan aplikasi layanan publik.
2. Tes Karakter Pelayanan Publik
Selain TWK, TIU, dan TKP, seleksi 2026 direncanakan memasukkan tes etika ASN, integritas, kompetensi pelayanan publik.
3. Prioritas untuk Tenaga Teknis dan SDM Digital
Formasi CPNS 2026 diprediksi fokus pada tenaga kesehatan, tenaga pendidikan, SDM digital, analis data, auditor, perencana.
Kebutuhan pegawai administratif diperkirakan berkurang mengikuti arah efisiensi birokrasi.
Perkiraan Tahapan Seleksi CPNS 2026
Meskipun belum resmi diumumkan, struktur seleksi diprediksi tetap mencakup:
1. Seleksi Administrasi
Peserta wajib menyiapkan:
KTP, KK, ijazah, transkrip nilai, dan dokumen pendukung sesuai formasi.
2. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)
Materi diprediksi tetap meliputi TWK, TIU, TKP. Tambahan kemungkinan mencakup literasi digital.
3. Seleksi Kompetensi Bidang (SKB)
Mengukur kemampuan teknis sesuai formasi.
Beberapa bidang dapat menambahkan tes fisik, simulasi kerja teknis, studi kasus pemerintahan.
4. Wawancara dan Soft Skill Assessment
Penilaian diarahkan pada integritas, etika kerja, serta komitmen pelayanan publik.
Pemerintah belum merilis jadwal resmi.
Namun, CPNS 2026 diprediksi diumumkan sekitar pertengahan tahun setelah evaluasi seleksi ASN 2025 selesai.
Calon pelamar diminta hanya memantau informasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN), Kementerian PANRB, dan portal SSCASN. (naz)
Editor : Mizan Ahsani