Jawa Pos Radar Madiun - Sejumlah kelompok suporter sepak bola di Indonesia menunjukkan kepedulian tinggi terhadap korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.
Empat basis suporter terbesar, The Jakmania, Bobotoh, Bonek Mania, dan Aremania, menggelar penggalangan dana terbuka untuk masyarakat umum maupun anggota komunitas mereka.
The Jakmania menjadi salah satu yang pertama menginisiasi donasi melalui Instagram resmi mereka.
Penggalangan dana ini berlangsung selama tujuh hari dan ditutup pada Senin (8/12) siang.
Hasilnya pun fantastis, mencapai Rp 472.462.439.
“Terima kasih kepada seluruh Jakmania atas kepedulian dan kontribusinya. Semoga bantuan ini meringankan saudara-saudara kita di Sumatera,” tulis akun InfokomJakmania.
Tidak kalah peduli, Bobotoh melalui Viking Persib Club (VPC) berkolaborasi dengan SMeCK Hooligan (suporter PSMS Medan), The KMER’s (Semen Padang), dan Skull (Persiraja Banda Aceh) membuka donasi sejak lima hari lalu.
Hingga Minggu (6/12), dana yang terkumpul mencapai Rp 20.962.392, dan penggalangan ini akan ditutup pada 10 Desember 2025.
“Donasi kalian akan membawa dampak nyata dan membantu korban bangkit kembali,” tulis VPC.
Bonek Mania juga ikut berpartisipasi lewat Green Nord 27 dan Bonek Disaster Response Team 27.
Hingga Minggu (7/12) malam, donasi mereka mencapai Rp 53.653.809, diperoleh dari penggalangan daring maupun posko.
Sementara itu, Aremania Utas, suporter Arema FC, menggalang dana yang sampai 7 Desember 2025 sudah mencapai Rp 28.777.612.
Donasi ini akan disalurkan melalui kolaborasi dengan SMeCK Hooligan, The KMER’s, dan Skull.
Jika dijumlahkan, donasi dari keempat kelompok suporter ini telah melampaui Rp 500 juta.
Ini membuktikan bahwa suporter sepak bola Indonesia peduli terhadap bencana yang menimpa sesama. (fin)
Editor : AA Arsyadani