Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

BMKG Imbau Warga Pesisir Maluku Waspada Banjir Rob hingga Akhir Desember 2025

Sukma Maharani Putri • Jumat, 19 Desember 2025 | 16:59 WIB

 

BMKG mengimbau warga pesisir Maluku waspada banjir rob hingga akhir Desember 2025.
BMKG mengimbau warga pesisir Maluku waspada banjir rob hingga akhir Desember 2025.

Jawa Pos Radar Madiun — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Ambon mengimbau masyarakat di wilayah pesisir Maluku untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir rob yang diperkirakan terjadi hingga akhir Desember 2025.

Potensi banjir rob ini diprediksi melanda sejumlah wilayah pesisir, meliputi Kota Ambon, Maluku Tengah, Seram Bagian Timur, serta Kepulauan Aru, pada periode 17 hingga 31 Desember 2025.

Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Ambon, Mujahidin, menjelaskan bahwa fenomena tersebut dipicu oleh fase bulan baru yang terjadi pada 20 Desember 2025.

Kondisi ini berpotensi meningkatkan ketinggian maksimum muka air laut di wilayah pesisir Maluku.

Berdasarkan data water level dan prediksi pasang surut, waktu terjadinya banjir rob diperkirakan berbeda di setiap daerah.

Meski demikian, potensi dampaknya berlangsung sepanjang periode tersebut.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada namun tidak panik, serta menyiapkan langkah antisipasi sejak dini.

Beberapa upaya yang disarankan antara lain memindahkan perahu, kendaraan, dan peralatan dari kawasan yang rawan terdampak genangan air laut.

Selain itu, instansi terkait diminta meningkatkan koordinasi dan kesiapsiagaan tanggap darurat, termasuk memperkuat sistem peringatan dini bagi masyarakat pesisir.

“Masyarakat diimbau rutin memantau informasi dari BMKG, pemerintah daerah, dan media resmi agar bisa merespons perubahan kondisi secara cepat dan tepat,” ujar Mujahidin.

BMKG juga mengingatkan bahwa meskipun banjir rob bersifat sementara, gelombang tinggi berpotensi merusak fasilitas umum serta mengganggu aktivitas dan transportasi laut.

Warga pesisir disarankan mengamankan dokumen penting dan barang berharga, serta menghindari aktivitas di kawasan pantai saat pasang maksimum terjadi. (fin)

Editor : AA Arsyadani
#BMKG Maluku #maluku #waspada banjir #banjir rob