Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Terisolir Berhari-hari Akibat Longsor, Satu Dusun di Agam Terputus Total Akses Jalan, Warga Bertahan Menunggu Evakuasi!

Sukma Maharani Putri • Jumat, 19 Desember 2025 | 17:24 WIB
Longsor memutus akses Jorong Pinang Balirik di Agam. Warga terisolir, alat berat dikerahkan untuk buka jalur darurat.
Longsor memutus akses Jorong Pinang Balirik di Agam. Warga terisolir, alat berat dikerahkan untuk buka jalur darurat.

Jawa Pos Radar Madiun — Hujan deras yang memicu longsor kembali menguji ketangguhan wilayah Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Hingga Kamis (18/12/2025), Jorong Pinang Balirik di Nagari Pagadih, Kecamatan Palupuh, masih terisolir total akibat akses jalan tertimbun material longsor.

Dusun terpencil ini dihuni oleh 10 kepala keluarga dengan total 26 jiwa. Terputusnya jalur transportasi membuat aktivitas warga lumpuh, mulai dari distribusi logistik hingga akses darurat apabila terjadi bencana susulan.

Kepala Pelaksana BPBD Agam, Rahmat Lasmono, mengatakan pembukaan akses jalan menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Material longsor yang menutup badan jalan saat ini tengah dibersihkan menggunakan alat berat.

“Jalan menuju dusun ini masih tertimbun material longsor sehingga akses transportasi sepenuhnya terputus,” ujar Rahmat Lasmono.

Menurutnya, percepatan penanganan sangat penting mengingat kebutuhan dasar warga harus segera dipenuhi dan jalur evakuasi perlu dipastikan aman.

Titik Longsor Bertambah, Mobilitas Warga Terbatas

Pinang Balirik bukan satu-satunya wilayah terdampak. Bencana hidrometeorologi berupa banjir bandang dan tanah longsor juga memicu isolasi di sejumlah titik lain di Kabupaten Agam. Beberapa akses bahkan hanya bisa dilalui dengan berjalan kaki atau kendaraan roda dua.

Sebagai langkah darurat, pemerintah daerah bersama BPBD membangun jembatan sementara di sejumlah ruas jalan terban agar mobilitas warga tetap berjalan meski terbatas.

Berikut kondisi akses di beberapa wilayah terdampak:

Baca Juga: Menkeu Purbaya Siapkan Rp 60 Triliun Hasil Efisiensi Belanja Kementerian dan Lembaga untuk Pemulihan Bencana Sumatera

Antisipasi Bencana Susulan

Rahmat Lasmono menegaskan BPBD Agam terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk membuka seluruh akses secara bertahap. Selain penanganan fisik, upaya mitigasi juga diperkuat guna mengantisipasi potensi longsor lanjutan.

Kondisi ini kembali menegaskan pentingnya kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi bencana hidrometeorologi yang kerap melanda wilayah Sumatera Barat, terutama di daerah perbukitan dengan tingkat kerawanan tinggi. (fin)

Editor : AA Arsyadani
#BPBD Agam #bencana Sumatera #longsor agam