Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

BNPB Kebut Pembukaan Jalan Longsor di Tapanuli Utara, Target Tiga Hari Akses Logistik dan Layanan Pulih

Sukma Maharani Putri • Jumat, 19 Desember 2025 | 17:43 WIB
Petugas menata bantuan logistik dari bagasi pesawat di Bandara Silangit, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Jumat (28/11/2025).
Petugas menata bantuan logistik dari bagasi pesawat di Bandara Silangit, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Jumat (28/11/2025).

Jawa Pos Radar Madiun — Upaya percepatan penanganan bencana banjir disertai tanah longsor di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, terus dikebut. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menargetkan pembukaan akses jalan yang tertutup material longsor dapat rampung dalam waktu tiga hari.

Pembukaan akses ini menjadi krusial untuk memulihkan mobilitas warga serta memperlancar distribusi logistik dan pelayanan darurat di wilayah terdampak.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan bahwa progres pembukaan jalur alternatif saat ini telah mencapai sekitar 80 persen. Sementara itu, pengerjaan jalur utama masih dilakukan secara bertahap karena kondisi medan yang cukup berat.

“Percepatan akses menjadi prioritas agar mobilitas logistik, personel, dan pelayanan kepada masyarakat terdampak kembali optimal,” ujar Abdul Muhari, Kamis (18/12).

Alat Berat dan Helikopter Dikerahkan

BNPB bersama Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), serta unsur TNI dan Polri mengerahkan sejumlah alat berat untuk membersihkan material longsor. Pembersihan juga difokuskan pada jalur strategis, termasuk ruas perbatasan Tapanuli Utara–Tapanuli Tengah.

Untuk wilayah yang belum dapat dijangkau kendaraan darat, BNPB menyalurkan bantuan logistik menggunakan helikopter. Langkah ini dilakukan guna memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama akses darat belum sepenuhnya pulih.

Atasi Blank Spot, Komunikasi Satelit Dipasang

Selain membuka akses jalan, BNPB juga memperkuat dukungan komunikasi di wilayah terdampak. Sebanyak enam unit sarana komunikasi satelit internet disalurkan, dengan lima unit sudah beroperasi untuk mengatasi blank spot jaringan. Satu unit lainnya digunakan untuk kegiatan survei dan pemetaan lapangan.

Penguatan jaringan komunikasi ini dinilai penting untuk mendukung koordinasi lintas instansi dan mempercepat pengambilan keputusan di lapangan.

Pengungsian dan Hunian Pascabencana

Penanganan pengungsi turut menjadi perhatian. BNPB memperkuat layanan dasar di lokasi pengungsian, termasuk penyediaan dapur umum, fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK), serta distribusi logistik melalui Posko Komando yang dipimpin langsung oleh Bupati Tapanuli Utara.

BNPB juga mendampingi pemerintah daerah dalam persiapan hunian sementara di Desa Sibalanga serta perencanaan hunian tetap sebagai bagian dari tahap pemulihan pascabencana.

Langkah terpadu lintas sektor ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan layanan dasar masyarakat, memulihkan mobilitas, serta memastikan kebutuhan warga terdampak bencana tetap terpenuhi secara berkelanjutan. (fin)

Editor : AA Arsyadani
#longsor tapanuli #bencana Sumatera #tapanuli utara