Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Vietnam 1-0 Indonesia: Vinfast Resmikan Pabrik Mobil Listrik di Subang, Investasi Tembus USD 300 Juta

Rimba Febriani • Senin, 22 Desember 2025 | 18:34 WIB
VinFast meresmikan pabrik mobil listrik di Subang, Jawa Barat.
VinFast meresmikan pabrik mobil listrik di Subang, Jawa Barat.

Jawa Pos Radar Madiun – Menjelang pergantian tahun, raksasa otomotif asal Vietnam, VinFast, menorehkan tinta emas dalam perjalanannya di Indonesia.

Produsen mobil listrik ini secara resmi mengoperasikan pabrik barunya di kawasan Subang, Jawa Barat.

Peresmian ini menjadi penutup manis bagi tahun 2025 yang penuh kemajuan, sekaligus menandai transformasi VinFast dari sekadar importir menjadi produsen lokal yang berkomitmen jangka panjang.

Langkah ini dinilai sangat strategis, mengingat kebijakan khusus impor kendaraan listrik akan berakhir pada penghujung 2025.

VinFast bergerak cepat memastikan kakinya tertanam kuat di tanah air sebelum tahun berganti.

Dibangun Kilat dalam 17 Bulan

Keseriusan VinFast terlihat dari kecepatan konstruksinya. Hanya butuh waktu 17 bulan sejak peletakan batu pertama hingga pabrik ini siap beroperasi.

Fasilitas di Subang ini menjadi pabrik keempat VinFast di dunia, sekaligus yang pertama di Asia Tenggara (di luar Vietnam).

Berdiri di atas lahan seluas 171 hektare, pabrik ini merupakan bagian dari rencana investasi total senilai lebih dari USD 1 Miliar.

Investasi tahap awal lebih dari USD 300 juta dengan kapasitas produksi 50.000 kendaraan per tahun (Tahap 1).

Pabrik ini bukan sekadar tempat perakitan sederhana.

Di dalamnya terdapat fasilitas lengkap mulai dari pengelasan bodi (welding), pengecatan (painting), perakitan akhir (assembly), hingga pusat pemeriksaan kualitas (quality control) yang didukung teknologi otomatisasi modern.

Baca Juga: Penjualan Mobil Anjlok 10 Persen, Pengusaha Otomotif Desak Relaksasi Pajak Seperti Era Pandemi

Target TKDN 80 Persen

Bagi VinFast, Indonesia adalah "rumah kedua". Pabrik ini didesain untuk mendukung ekosistem kendaraan listrik nasional, bukan hanya mengejar penjualan.

Sesuai peta jalan (roadmap) pemerintah Indonesia, VinFast telah menyusun target penggunaan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang agresif:

Tahun 2026: TKDN di atas 40 persen.

Tahun 2029: Meningkat menjadi 60 persen.

Tahun 2030: Mencapai target 80 persen.

Untuk mewujudkan hal tersebut, VinFast juga menyediakan area khusus di dalam kompleks pabrik bagi para pemasok (supplier) dan mitra lokal agar rantai pasok industri berjalan efisien.

Peresmian ini menegaskan bahwa VinFast tidak sekadar "numpang lewat", melainkan siap menjadi pemain kunci dalam revolusi kendaraan listrik di Indonesia menyongsong tahun 2026.

Pertanyaannya, kapan Indonesia menyusul langkah Vietnam? (*)

Editor : Mizan Ahsani
#subang #tkdn #mobil listrik #pabrik baru #Pabrik VinFast #jawa barat #mobil #vinfast