Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Jakarta Rayakan Tahun Baru 2026 Tanpa Kembang Api! Bundaran HI Jadi Pusat, D’Masiv Bawakan Lagu Jangan Menyerah

AA Arsyadani • Selasa, 23 Desember 2025 | 03:52 WIB

 

Ilustrasi kembang api sambut tahun baru.
Ilustrasi kembang api sambut tahun baru.

Jawa Pos Radar Madiun - Jakarta bersiap menyambut malam pergantian tahun baru 2026 dengan suasana berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Pemprov DKI Jakarta memangkas jumlah panggung perayaan, awalnya direncanakan 14 titik di sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin, kini hanya 8 lokasi utama untuk menjaga kekhusyukan dan simpati atas bencana yang melanda Sumatera.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menjelaskan, pusat keramaian utama akan dipusatkan di Bundaran HI, di mana Gubernur, Wakil Gubernur, dan Sekda akan hadir langsung.

Kawasan Monas ditiadakan dari daftar lokasi perayaan, sementara Kota Tua dan Lapangan Banteng akan dipimpin masing-masing oleh Wali Kota Jakarta Barat dan Wali Kota Jakarta Pusat.

"Sehingga titik utamanya nanti ada di Bundaran HI. Di sana akan hadir Gubernur, Wakil Gubernur, dan Sekda. Kawasan Kota Tua akan dihadiri Wali Kota Jakarta Barat, dan Lapangan Banteng dihadiri Wali Kota Jakarta Pusat," ujar Pramono, Senin (22/12).

Langkah tegas juga diambil dengan melarang penggunaan kembang api bagi pihak perhotelan, mal, dan instansi pemerintah, yang akan diatur melalui Surat Edaran Sekda.

Namun, pemerintah memilih pendekatan persuasif untuk masyarakat umum.

"Mohon maaf, kali ini saya tidak mengadakan razia kembang api. Kita ingin tetap menyambut tahun baru dengan bahagia, namun menunjukkan rasa prihatin atas musibah yang melanda Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh," ungkap Gubernur.

Sebagai pengganti kembang api, Bundaran HI dan Monas akan dihiasi atraksi video mapping menggunakan drone, menghadirkan pertunjukan visual spektakuler.

Tak hanya itu, band D’Masiv akan tampil di Bundaran HI membawakan lagu “Jangan Menyerah” saat detik-detik pergantian tahun, menyemangati bangsa yang tengah berduka.

Selain hiburan, setiap panggung di kantor Wali Kota diwajibkan mengadakan doa bersama lintas agama, sebagai simbol solidaritas dan kepedulian nasional. Pergantian tahun kali ini menghadirkan perpaduan antara hiburan, empati sosial, dan pesan inspiratif bagi seluruh warga Jakarta. (fin)

Editor : AA Arsyadani
#jakarta #DMASIV #Pemprov DKI Jakarta #Kembang Api Tahun Baru #bundaran hi #perayaan tahun baru