Jawa Pos Radar Madiun – PT TASPEN (Persero) Cabang Madiun mengeluarkan peringatan dini kepada masyarakat, khususnya para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pensiunan.
Hal ini dilakukan menyusul maraknya modus penipuan yang mencatut nama instansi pengelola dana pensiun tersebut.
Masyarakat diminta untuk tidak mudah percaya jika dihubungi oleh pihak-pihak yang mengaku sebagai petugas TASPEN, apalagi jika ujung-ujungnya meminta sejumlah uang.
Demi menjaga keamanan peserta, TASPEN Madiun merilis tiga poin penting yang wajib diingat agar tidak menjadi korban penipuan.
1. Dilarang Kunjungan Ilegal
TASPEN tidak pernah melakukan pendataan ulang atau kunjungan ke rumah peserta tanpa dibekali surat penugasan resmi.
2. Tanpa Pungutan
TASPEN menegaskan tidak pernah memungut biaya apa pun dari peserta dalam proses pengurusan hak.
3. Layanan Gratis
Seluruh jenis layanan di TASPEN adalah 100 persen gratis.
Abaikan dan Laporkan!
Peserta diimbau untuk segera melaporkan kejadian mencurigakan tersebut ke Kantor TASPEN terdekat atau menghubungi Call Center resmi.
Selain memberikan peringatan, TASPEN Madiun juga proaktif membuka layanan edukasi.
Bagi instansi pemerintah yang membutuhkan jadwal Sosialisasi Ketaspenan agar pegawainya lebih paham hak dan kewajiban, tim TASPEN siap jemput bola.
Untuk informasi lebih lanjut, pengaduan, atau permintaan jadwal sosialisasi, masyarakat di wilayah Madiun dan sekitarnya dapat menghubungi layanan resmi via WhatsApp TASPEN Madiun di nomor: 0811-3716-691
Ingat, waspadalah terhadap penipuan. Pastikan informasi hanya berasal dari saluran resmi. (ser)
Editor : Mizan Ahsani