Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Pemkot Angkut 12 Ton Sampah dari Titik Keramaian Tahun Baru 2026, Ratusan Petugas Dikerahkan Semalaman!

AA Arsyadani • Jumat, 2 Januari 2026 | 11:41 WIB
Perayaan Tahun Baru 2026 di Jakarta Timur menghasilkan 12 ton sampah, ratusan petugas dikerahkan semalaman.
Perayaan Tahun Baru 2026 di Jakarta Timur menghasilkan 12 ton sampah, ratusan petugas dikerahkan semalaman.

Jawa Pos Radar Madiun - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur (Jaktim) mencatat lonjakan timbulan sampah saat perayaan malam pergantian Tahun Baru 2026. Melalui Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH), sebanyak 12 ton sampah berhasil diangkut dari berbagai titik keramaian yang menjadi pusat aktivitas warga.

“Total volume sampah yang kami kumpulkan sekitar 12 ton dari beberapa titik keramaian saat perayaan malam pergantian tahun,” kata Kepala Sudin Lingkungan Hidup Jakarta Timur, Julius Monangta, Jumat (2/1).

Pengangkutan sampah dilakukan secara intensif sejak malam 31 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026. Petugas Sudin LH Jaktim langsung melakukan penyapuan dan pengumpulan sampah sesaat setelah rangkaian perayaan usai, guna memastikan ruang publik kembali bersih pada pagi hari.

Menurut Monang, sebagian besar sampah berasal dari area publik yang menjadi tempat berkumpul warga untuk merayakan pergantian tahun. Jenis sampah yang paling dominan adalah kemasan makanan dan minuman sekali pakai yang ditinggalkan pengunjung.

“Paling banyak berupa kemasan makanan dan minuman sekali pakai yang ditinggalkan pengunjung,” ujarnya.

Untuk menangani tingginya volume sampah tersebut, Sudin LH Jaktim menerapkan operasi siaga kebersihan terpadu dengan mengerahkan sekitar 500 petugas. Mereka bertugas melakukan penyapuan jalan, pengumpulan, hingga pengangkutan sampah ke fasilitas pengolahan.

Sebanyak 100 petugas disiagakan di kawasan Velodrome Rawamangun sebagai pusat kegiatan tingkat kota, sementara 100 petugas lainnya ditempatkan di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Cipayung. Adapun 300 petugas lainnya disebar di delapan kecamatan Jakarta Timur.

Sejumlah titik keramaian menjadi fokus pembersihan, di antaranya Taman Graha Cijantung, Flyover Pasar Rebo–Ciracas, kawasan Banjir Kanal Timur (BKT) Jatinegara dan Duren Sawit, Flyover Pondok Kopi, hingga kawasan wisata tematik Old Shanghai Cakung.

Selain tenaga lapangan, Sudin LH Jaktim juga mengerahkan dukungan armada berupa truk compactor, truk penyapu jalan (road sweeper), mini dump truck, mobil lintas, serta bus toilet dan sarana pendukung lainnya untuk memperlancar operasi di lapangan.

Monang menilai, timbulan sampah sebanyak 12 ton tersebut mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat saat malam pergantian tahun, sekaligus menjadi evaluasi penting dalam pengelolaan sampah kegiatan massal di Jakarta Timur.

“Petugas langsung bergerak setelah kegiatan selesai agar area publik bisa kembali bersih di pagi harinya,” ucapnya.

Ia juga menegaskan bahwa persoalan sampah bukan semata tanggung jawab pemerintah. Perubahan perilaku masyarakat dinilai sangat berpengaruh dalam menekan jumlah sampah di ruang publik.

“Kami imbau warga untuk lebih peduli lingkungan, minimal membuang sampah pada tempatnya atau mengurangi penggunaan plastik sekali pakai saat menghadiri acara keramaian,” imbau Monang.

Di sisi lain, Sudin LH Jakarta Timur menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sistem pengelolaan sampah, baik melalui kesiapsiagaan armada, peningkatan sumber daya manusia, maupun edukasi publik, agar setiap perayaan masyarakat tidak meninggalkan dampak lingkungan berkepanjangan. (fin)

Editor : AA Arsyadani
#tahun baru 2026 #pemkot jakarta timur #lingkungan hidup #sampah tahun baru