Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Sistem Seleksi CPNS 2026 Berubah? Tes Tak Lagi Serentak, Nilai Berlaku 2 Tahun Mirip TOEFL

Mizan Ahsani • Sabtu, 17 Januari 2026 | 09:29 WIB

ILUSTRASI: Pelaksanaan seleksi CPNS 2023 lalu. (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)
ILUSTRASI: Pelaksanaan seleksi CPNS 2023 lalu. (BAGAS BIMANTARA/RADAR MADIUN)

Jawa Pos Radar Madiun – Pemerintah memastikan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) kembali dibuka pada tahun 2026.

Kabar baiknya, fokus utama rekrutmen kali ini adalah para lulusan baru atau fresh graduate.

Namun, ada perombakan besar dalam mekanisme ujian.

Badan Kepegawaian Negara (BKN) merencanakan sistem seleksi tidak lagi digelar serentak secara nasional, melainkan lebih fleksibel.

Baca Juga: CLBK Juventus dan Chiesa Terancam Batal, Bianconeri Mendadak Ragu Pulangkan Si Anak Hilang dari Liverpool

Tes Kapan Saja dan Hemat Anggaran

Kepala BKN, Prof. Zudan Arif Sulaiman, mengungkapkan skema baru ini mirip dengan sistem sertifikasi TOEFL.

Peserta diberikan kebebasan untuk mengikuti ujian kapan saja dalam periode tertentu sesuai kesiapan masing-masing.

Perubahan ini diambil demi efisiensi.

Zudan menyebut biaya seleksi serentak sebelumnya menelan anggaran fantastis hingga Rp 1,1 Triliun untuk 6,6 juta peserta.

Keuntungan bagi pelamar:

Karpet Merah untuk Lulusan Baru

Menteri PAN-RB, Rini Widyantini, menegaskan kebijakan ini bertujuan mendorong regenerasi birokrasi.

Saat ini, pihaknya tengah menunggu arahan Presiden Prabowo Subianto sembari merampungkan analisis kebutuhan pegawai 5 tahun ke depan.

"Ke depannya saya berharap bisa fokus kepada para fresh graduate untuk bisa ikut serta menjadi bagian daripada birokrasi," ujar Rini.

Baca Juga: ONIC Jaga Asa Knockout M7 World Championship, Berikut Rekap Hasil Swiss Stage Day 6

Bocoran Instansi Gaji Tinggi tapi Sepi Peminat

Bagi Anda yang mengincar peluang lolos lebih besar, strategi memilih instansi sangat penting.

Berdasarkan data seleksi sebelumnya, berikut daftar instansi yang sepi peminat namun menawarkan gaji tembus dua digit:

  1. Setjen Komnas HAM (38 Formasi) - Estimasi Gaji: Rp 12,5 Juta.

  2. Kemenpan RB (61 Formasi) - Estimasi Gaji: Rp 12,29 Juta.

  3. BRIN / Peneliti Ahli Muda (500 Formasi) - Estimasi Gaji: Rp 11 Juta.

  4. BPIP (53 Formasi) - Estimasi Gaji: Rp 9,93 Juta.

  5. Kemenko Polhukam (86 Formasi) - Estimasi Gaji: Rp 9 Juta.

Secara umum, syarat pendaftaran masih sama. WNI berusia 18-35 tahun (maksimal 40 tahun untuk Dokter/Dosen), pendidikan minimal D3/S1/S2 sesuai formasi, serta sehat jasmani dan rohani. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#fresh graduate #Instansi #formasi #seleksi cpns #gaji tinggi #CPNS 2026 #toefl