JEMBER – Pertamina Patra Niaga merealisasikan pengisian bahan bakar pesawat (avtur) perdana di Bandara Notohadinegoro, Kamis (15/1).
Langkah ini menandai kesiapan infrastruktur bandara untuk mendukung operasional penerbangan reguler.
Pengisian avtur dilakukan pada pesawat jenis ATR dan berlangsung aman serta lancar sesuai standar keselamatan dan prosedur operasional penerbangan.
Pada tahap awal, Bandara Notohadinegoro direncanakan melayani lima kali penerbangan per pekan dengan rute Jember–Jakarta dan Jember–Bali pulang-pergi.
Anggota DPR RI Komisi VI Kawendra Lukistian menilai pengoperasian penerbangan reguler di Jember menjadi harapan besar pemerintah pusat untuk mendorong kemajuan daerah.
“Kalau penerbangan di sini bisa optimal, akses pertumbuhan ekonomi tentu akan jauh lebih baik ke depan,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan bahwa pengisian avtur perdana merupakan langkah strategis dalam meningkatkan efisiensi operasional maskapai.
Selama ini, pesawat yang beroperasi dari Jember harus mengisi bahan bakar di bandara lain.
“Kalau sebelumnya pesawat harus mengisi avtur di Bali atau Halim Jakarta, hari ini sudah bisa langsung mengisi di Bandara Jember,” jelasnya.
Menurut Fawait, keberadaan fasilitas avtur di Bandara Notohadinegoro akan memperkuat peran bandara sebagai simpul transportasi udara regional, sekaligus mendorong pertumbuhan pariwisata, perdagangan, dan investasi di Kabupaten Jember.
Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga Pertamina Patra Niaga Alimuddin Baso menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung konektivitas wilayah melalui layanan energi penerbangan.
“Pertamina Patra Niaga akan terus hadir mendukung industri penerbangan nasional. Kami berharap kemudahan konektivitas ke Jember ini membuka peluang pengembangan pariwisata, industri, dan investasi di Jawa Timur, khususnya Jember,” pungkasnya. (her)
Editor : Hengky Ristanto