Jawa Pos Radar Madiun – Menghadapi seleksi CPNS 2026, para "Pejuang NIP" harus mulai memutar otak.
angan hanya mengandalkan nilai SKD tinggi, pemilihan instansi yang tepat adalah separuh kunci kelulusan.
Berkaca pada data seleksi sebelumnya (CPNS 2024), terjadi penumpukan pelamar yang ekstrem di instansi populer seperti Kemenkumham (490 ribu pelamar) dan Kemenag (209 ribu pelamar). Persaingan di sana bagaikan "medan perang" yang sangat berat.
Padahal, data Badan Kepegawaian Negara (BKN) menunjukkan banyak Kementerian dan Lembaga (K/L) pusat yang sepi peminat, padahal menawarkan gaji dan tunjangan yang kompetitif.
Ini bisa menjadi peluang emas bagi Anda di tahun 2026 nanti.
Baca Juga: Mau Jadi PNS? Kampus Ini Juaranya! Cetak 9.436 Lulusan CPNS, Kalahkan UGM dan UPI
Fenomena BRIN: Formasi Lebih Banyak dari Pelamar?
Salah satu anomali data yang paling menarik adalah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Bayangkan, instansi bergengsi ini membuka 500 formasi, namun pelamar yang terdata hanya 460 orang.
Secara matematis, rasio persaingannya sangat rendah, bahkan jumlah kursi yang tersedia lebih banyak daripada jumlah pelamar.
Peluang lolos di instansi seperti ini tentu jauh lebih besar dibanding instansi "sejuta umat".
Daftar 9 Instansi Pusat Paling Sepi Peminat
Selain BRIN, berikut adalah daftar instansi pusat yang minim persaingan berdasarkan data BKN terakhir, yang bisa jadi referensi strategi Anda di 2026:
-
Kemenko PMK: 345 Pelamar (Memperebutkan 65 Formasi).
-
Kementerian PAN-RB: 374 Pelamar (61 Formasi).
-
Setjen Komnas HAM: 416 Pelamar (38 Formasi).
-
Setjen MPR: 427 Pelamar (25 Formasi).
-
BRIN: 460 Pelamar (500 Formasi).
-
BPIP: 745 Pelamar (53 Formasi).
-
BNPT: 877 Pelamar (194 Formasi).
-
Setjen Komisi Yudisial: 970 Pelamar (145 Formasi).
-
Badan Informasi Geospasial: 1.107 Pelamar (82 Formasi).
Bagi Anda yang ingin karier cemerlang di pusat pemerintahan tanpa harus "berdarah-darah" menghadapi ratusan ribu pesaing, instansi di atas layak masuk wishlist pendaftaran CPNS 2026. (red/naz)
Editor : Mizan Ahsani