Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Mesin dan Ekor Pesawat IAT di Pangkep Berhasil Dievakuasi TNI AD, Tembus Kabut Tebal Pakai Starlink

Mizan Ahsani • Senin, 19 Januari 2026 | 15:47 WIB
Puing pesawat AT 42-500 ditemukan personel tim SAR di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Minggu (18/1).
Puing pesawat AT 42-500 ditemukan personel tim SAR di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Minggu (18/1).

Jawa Pos Radar Madiun – Titik terang penyebab jatuhnya pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) mulai terkuak.

Tim SAR gabungan yang dimotori oleh personel TNI AD berhasil menemukan komponen paling vital dari pesawat tersebut, yakni mesin pesawat dan Emergency Locator Transmitter (ELT) di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep).

Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad), Brigjen TNI Donny Pramono, mengonfirmasi bahwa penemuan krusial ini terjadi pada Minggu (18/1) setelah tim berjibaku melawan cuaca neraka.

Medan Ekstrem: Jarak Pandang Cuma 5 Meter

Perjuangan prajurit dari Kodam XIV/Hasanuddin dan Divisi Infanteri 3 Kostrad tidaklah mudah.

Mereka harus menembus hutan lebat dengan kondisi cuaca yang sangat berbahaya bagi pendakian.

"Sejak pagi hari, operasi dilaksanakan di tengah kondisi angin kencang yang berkisar hingga 20–22 knot, visibilitas terbatas sampai 5 meter, kabut tebal disertai hujan," ungkap Brigjen Donny.

Kerahkan Teknologi Canggih: Starlink hingga NVG

Untuk menaklukkan medan terjal Gunung Bulusaraung, TNI AD tidak hanya mengandalkan fisik, tetapi juga persenjataan teknologi modern.

Brigjen Donny merinci alat-alat canggih yang dibawa personel ke lokasi jatuhnya pesawat:

1. Sistem internet satelit Starlink dan radio taktis untuk koordinasi real-time di area blank spot.

2. Drone dan Night Vision Goggle (NVG) untuk pemantauan malam hari.

3. Gergaji listrik dan alat mountaineering lengkap.

"Kami mengerahkan drone, Night Vision Goggle (NVG), GPS, sistem komunikasi Starlink hingga perlengkapan khusus," jelasnya.

Kronologi Penemuan Puing dan Korban Pesawat Jatuh di Pangkep

Berkat bantuan teknologi tersebut, tim berhasil mendeteksi puing-puing pesawat secara bertahap:

Pukul 08.37 WITA: Ditemukan dua bagian utama pesawat.

Pukul 19.04 WITA: Ditemukan mesin pesawat, serpihan penting, dan ELT (pemancar sinyal darurat).

Selain serpihan pesawat, di lokasi ekor pesawat (tail section), petugas juga menemukan satu bagian tubuh korban berjenis kelamin laki-laki yang langsung dievakuasi.

Keberhasilan operasi ini menjadi bukti komitmen TNI AD dalam misi kemanusiaan atau Operasi Militer Selain Perang (OMSP), memastikan setiap korban dan bukti kecelakaan dapat dievakuasi dengan aman. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#pangkep #Pesawat ATR Hilang Kontak #evakuasi korban pesawat jatuh #Pesawat Hilang di Maros #tni ad #maros #sulsel #pesawat jatuh