Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Breaking News: Basarnas Umumkan Hasil Operasi SAR Pesawat ATR 42-500 di Sulsel

Mizan Ahsani • Jumat, 23 Januari 2026 | 20:54 WIB
Konferensi pers hasil operasi SAR Basarnas di Sulsel.
Konferensi pers hasil operasi SAR Basarnas di Sulsel.

10 Jenazah Korban Pesawat ATR di Sulsel Berhasil Dievakuasi via Udara: 3 Teridentifikasi, 7 Masih Diperiksa

Jawa Pos Radar Madiun – Tujuh hari pencarian penuh drama di Pegunungan Bulusaraung, Sulawesi Selatan, akhirnya tuntas.

Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) RI, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, secara resmi menyatakan operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap kecelakaan pesawat ATR 42-500 PK-THT ditutup pada Jumat (23/1) malam.

Keputusan ini diambil setelah Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi seluruh korban dari lokasi jatuhnya pesawat yang medannya dikenal ekstrem.

"Malam hari ini, Saya selaku Kepala Badan SAR Nasional, men-declare bahwa operasi pencarian dan evakuasi terhadap kecelakaan pesawat ATR, saya nyatakan selesai," tegas Kabasarnas di Makassar.

Evakuasi Udara Gunakan Helikopter Caracal

Hari terakhir operasi (hari ketujuh) menjadi momen krusial. Memanfaatkan cuaca yang cerah, tim mengerahkan kekuatan penuh via jalur udara.

Panglima Komando Operasi (Pangkoops) AU II dan Kabasarnas memantau langsung dari Helikopter Caracal TNI AU, sementara Kapolda Sulsel memantau dari helikopter Bell 429.

"Alhamdulillah, cuaca pada hari ini memungkinkan untuk dilaksanakannya evakuasi melalui jalur udara," ujar Syafii.

Total ada 7 paket kantong jenazah yang berhasil diangkut hari ini:

Helikopter Caracal TNI AU: 3 sorti penerbangan (mengangkut 5 paket).

Helikopter Basarnas Dauphin: 2 sorti penerbangan (mengangkut 2 paket).

Total 11 Kantong Jenazah Diserahkan ke DVI

Dengan tambahan 7 kantong hari ini, total kantong jenazah yang diserahkan ke Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sulsel berjumlah 11 paket.

Rinciannya adalah 10 kantong jenazah utuh (sesuai jumlah manifest penumpang & kru) dan 1 kantong berisi potongan tubuh (body part).

"Enam kantong jenazah, dan satu kantong body part (potongan tubuh)," jelas Kabasarnas mengenai hasil evakuasi hari terakhir.

Saat ini, 3 korban telah teridentifikasi, sementara 7 korban lainnya masih dalam proses identifikasi mendalam di Posko DVI Biddokes Polda Sulsel.

Pesawat nahas tersebut diketahui membawa 10 orang (7 kru dan 3 penumpang) saat mengalami kecelakaan pada Sabtu, 17 Januari 2026 lalu.

Ditutupnya operasi SAR ini menjadi kabar yang melegakan sekaligus memilukan bagi keluarga korban.

Melegakan karena adanya kepastian bahwa seluruh orang terkasih telah ditemukan dan dievakuasi dari medan pegunungan yang sulit.

Kerja keras Tim SAR Gabungan (Basarnas, TNI AU, Polri) yang bertaruh nyawa menembus cuaca ekstrem di Pegunungan Bulusaraung patut diapresiasi tinggi.

Kini, fokus beralih pada proses identifikasi DVI agar jenazah dapat segera dipulangkan ke rumah duka untuk dikebumikan dengan layak. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#evakuasi korban pesawat #Pesawat jatuh Sulsel #operasi SAR #pesawat ATR #basarnas #sulsel #pesawat jatuh