Jawa Pos Radar Madiun - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus membuktikan komitmennya dalam mengangkat harkat dan martabat guru sebagai garda terdepan pendidikan nasional.
Pada tahun anggaran 2026 ini, pemerintah membawa angin segar khususnya bagi para guru Non-ASN.
Direktur Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru (Dirjen GTKPG) Kemendikdasmen, Nunuk Suryani, mengumumkan kebijakan strategis berupa kenaikan nominal insentif bagi guru honorer atau Non-ASN.
Baca Juga: Maarten Paes Resmi Gabung Ajax Amsterdam: Kiper Timnas Indonesia Dikontrak hingga 2029
Insentif Naik, Targetkan 798 Ribu Guru
Dalam keterangan resminya, Nunuk Suryani menjelaskan bahwa insentif untuk guru Non-ASN tahun 2026 mengalami kenaikan signifikan.
"Kami telah menaikkan nominal bantuan tersebut dari sebelumnya Rp300 ribu per orang menjadi Rp400 ribu per orang per bulan," ujar Nunuk.
Kenaikan ini ditargetkan dapat menyasar sebanyak 798.905 guru di seluruh Indonesia.
Langkah ini diharapkan menjadi stimulus untuk mendongkrak profesionalisme, meningkatkan mutu pembelajaran, serta menciptakan motivasi mengajar yang lebih berkualitas di ruang-ruang kelas.
Baca Juga: Ahli Hukum: Direksi Berhak Tolak Permintaan Dokumen Demi Lindungi Perusahaan
Penyaluran Tunjangan Tepat Sasaran
Selain kabar kenaikan insentif, Kemendikdasmen juga merilis data penyaluran tunjangan yang telah terealisasi, baik untuk guru ASN maupun Non-ASN. Program ini diklaim telah berjalan efektif dan tepat sasaran.
Realisasi Penyaluran untuk Guru ASN:
-
Tunjangan Profesi Guru (TPG): Lebih dari 1,4 juta guru.
-
Tunjangan Khusus: Lebih dari 57 ribu guru.
-
Dana Tambahan Penghasilan: Lebih dari 191 ribu guru.
Realisasi Penyaluran untuk Guru Non-ASN:
-
Tunjangan Profesi: Lebih dari 400 ribu guru.
-
Tunjangan Khusus: Lebih dari 43 ribu guru.
-
Insentif Guru: Lebih dari 365 ribu guru.
-
Bantuan Subsidi Upah (BSU): Lebih dari 253 ribu guru PAUD nonformal (belum sertifikasi).
- Baca Juga: Hasil Indonesian Idol 2026 Tadi Malam: Daftar 15 Peserta Lolos Babak Road to Spektakuler Show
Program Peningkatan Kualifikasi S-1/D-4 Berlanjut
Tak hanya fokus pada kesejahteraan finansial, Kemendikdasmen juga berkomitmen meningkatkan kompetensi akademik.
Program Peningkatan Kualifikasi Akademik S-1/D-4 Guru dipastikan akan terus berlanjut untuk memastikan standar pendidikan nasional terpenuhi.
"Kesejahteraan guru merupakan fondasi dasar dalam mewujudkan visi Pendidikan Bermutu untuk Semua. Kami berkomitmen menjalankannya secara transparan dan akuntabel," tutup pihak Kemendikdasmen. (naz)
Editor : Mizan Ahsani