Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Detik-Detik Pesawat Smart Air Terpaksa Mendarat Darurat di Nabire, Papua Tengah

AA Arsyadani • Rabu, 28 Januari 2026 | 12:00 WIB

 

Pesawat Smart Air tipe C208B melakukan pendaratan darurat di Bandara Douw Aturure, Nabire, Papua Tengah, Selasa (21/1/2026).
Pesawat Smart Air tipe C208B melakukan pendaratan darurat di Bandara Douw Aturure, Nabire, Papua Tengah, Selasa (21/1/2026).

Jawa Pos Radar Madiun - Pesawat Smart Air tipe C208B dengan registrasi PK-SNS yang melayani rute Nabire–Kaimana terpaksa melakukan pendaratan darurat di Bandara Douw Aturure, Nabire, Papua Tengah, Selasa siang (27/1).

Insiden terjadi setelah pesawat mengalami gangguan pada mesin saat masih berada di udara.

Kementerian Perhubungan memastikan seluruh penumpang dan awak pesawat selamat tanpa korban jiwa. Total terdapat 13 orang di dalam pesawat, termasuk kru penerbangan.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Lukman F. Laisa, menjelaskan bahwa pilot sempat berupaya kembali ke bandara asal sebelum akhirnya mengambil keputusan krusial.

"Laporan awal yang diterima, pesawat mengalami gangguan pada engine. Kemudian Pilot in Command (PIC) Capt. Tania K memutuskan Return to Base (RTB). Namun dikarenakan thrust power semakin turun, PIC memutuskan mendarat darurat di di ujung pantai landasan 17 Bandara Douw Aturure," kata Lukman.

Thrust power sendiri merupakan daya dorong mesin yang sangat vital dalam menjaga kecepatan dan stabilitas pesawat selama terbang.

Penurunan daya dorong ini membuat pilot tidak memiliki banyak pilihan selain mendarat darurat demi keselamatan.

Usai pendaratan, proses evakuasi dilakukan dengan cepat.

Seluruh penumpang dan awak pesawat langsung dibawa ke terminal bandara dalam kondisi aman.

Pesawat saat ini tengah menjalani proses penarikan ke area pantai untuk penanganan lebih lanjut.

“Direktorat Jenderal Perhubungan Udara terus melakukan koordinasi intensif melalui UPBU Douw Aturure Nabire dengan operator penerbangan, TNI, kepolisian, serta pihak terkait lainnya untuk memastikan penanganan situasi berjalan dengan aman dan terkendali,” ujar Lukman.

Kemenhub menegaskan akan melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk mengetahui penyebab pasti gangguan mesin yang memicu insiden tersebut.

Investigasi ini menjadi bagian dari upaya menjaga standar keselamatan penerbangan nasional.

Insiden ini kembali menjadi pengingat pentingnya prosedur keselamatan dan kesiapsiagaan pilot dalam menghadapi situasi darurat di udara. (fin)

Editor : AA Arsyadani
#pesawat mendarat darurat #smart air #Mesin pesawat #nabire papua