Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Kantor Pajak Banjarmasin Jadi Sasaran OTT KPK, yang Keempat di Tahun 2026

Mizan Ahsani • Rabu, 4 Februari 2026 | 14:17 WIB
KPK sebut data 51 persen kasus korupsi berasal dari pejabat daerah. FOTO: Jawa Pos
KPK sebut data 51 persen kasus korupsi berasal dari pejabat daerah. FOTO: Jawa Pos

Jawa Pos Radar Madiun – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak mengendurkan taringnya. Memasuki bulan kedua tahun 2026, lembaga antirasuah ini kembali menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT).

Kali ini, sasaran operasi senyap tersebut adalah lingkungan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Penindakan ini sekaligus menandai OTT keempat yang dilakukan KPK sepanjang awal tahun 2026.

Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, membenarkan adanya kegiatan penindakan tersebut saat dikonfirmasi awak media, Rabu (4/2).

"Benar, di Kalsel. KPP Banjarmasin," ujar Fitroh singkat.

Masih Tahap Pendalaman

Hingga berita ini diturunkan, KPK belum merinci secara spesifik mengenai materi kasus yang menjerat oknum di KPP Banjarmasin tersebut.

Apakah terkait dugaan suap pengurangan pajak atau pemerasan jabatan, penyidik masih melakukan pemeriksaan intensif.

"Masih pendalaman," tambah Fitroh.

Sesuai dengan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum dari para pihak yang diamankan dalam operasi tersebut, apakah akan ditetapkan sebagai tersangka atau saksi.

Daftar Panjang OTT KPK di Awal 2026

Tahun 2026 seolah menjadi tahun "bersih-bersih" bagi KPK.

Sebelum penangkapan di Banjarmasin, KPK telah melakukan serangkaian operasi senyap yang menyasar pejabat daerah hingga pegawai pajak dalam waktu kurang dari dua bulan.

Berikut rekam jejak OTT KPK sejak Januari 2026:

1. KPP Madya Jakarta Utara (9-10 Januari) Ini adalah OTT pembuka tahun 2026. KPK menangkap delapan orang terkait dugaan suap pemeriksaan pajak di Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan periode 2021-2026.

2. Wali Kota Madiun (19 Januari) KPK mengamankan Wali Kota Madiun, Maidi, bersama 14 orang lainnya. Kasus ini mengguncang Jawa Timur karena berkaitan dengan dugaan pemerasan bermodus fee proyek, dana CSR, serta gratifikasi.

3. Bupati Pati (19 Januari) Pada hari yang sama dengan penangkapan di Madiun, tim KPK yang lain bergerak di Jawa Tengah. Bupati Pati, Sudewo, ditangkap terkait dugaan pemerasan dalam proses pengisian jabatan perangkat desa.

4. Kantor Pajak Banjarmasin (4 Februari) Kasus terbaru yang sedang bergulir saat ini, menyasar sektor perpajakan di Kalimantan Selatan.

Publik kini menanti konferensi pers resmi dari Gedung Merah Putih untuk mengetahui detail kronologi dan siapa saja tersangka yang akan mengenakan rompi oranye dalam kasus terbaru di Banjarmasin ini. (naz.)

Editor : Mizan Ahsani
#kantor pajak #kota madiun #pajak #banjarmasin #kpk #ott