Jawa Pos Radar Madiun – Belum reda polemik yang menyeret nama Reza Arap, publik kembali dikejutkan dengan temuan serupa di kediaman selebriti muda, Eca Aura.
Namanya mendadak trending setelah netizen menyoroti keberadaan tabung merah muda yang diduga berisi Nitrous Oxide (N2O) atau Whip Pink saat dirinya memamerkan konten apartemen baru.
Menanggapi tuduhan yang kian liar, Eca Aura akhirnya memberikan pernyataan resmi untuk meluruskan asumsi publik.
Eca menegaskan bahwa dirinya tidak menggunakan zat tersebut untuk tujuan rekreasional atau disalahgunakan sebagai "gas tertawa".
Klarifikasi Eca: Antara Kuliner dan Ketidaktahuan
Dalam keterangannya, Eca Aura tampak terkejut dengan reaksi besar netizen.
Ia memberikan penjelasan bahwa keberadaan benda-benda di apartemen barunya sering kali berkaitan dengan kebutuhan konten atau properti yang sudah ada.
"Jujur, aku sendiri nggak tahu kalau itu bakal jadi ramai banget. Intinya aku nggak pakai yang aneh-aneh," ungkapnya dalam penggalan klarifikasi.
Eca menekankan bahwa dirinya tetap fokus pada gaya hidup sehat dan pekerjaan di dunia hiburan tanpa perlu bergantung pada zat kimia berbahaya.
Netizen Tetap Sangsi
Meskipun sudah memberikan bantahan, kolom komentar di berbagai platform media sosial seperti TikTok dan X (Twitter) masih dipenuhi keraguan.
Banyak warganet yang mempertanyakan mengapa tabung tersebut harus ada di area privasi jika memang tidak digunakan.
"Bantahannya sah-sah saja, tapi tabung itu jelas terlihat di rumahmu. Untuk apa kalau bukan untuk dihirup?" tulis salah satu netizen.
Polemik ini pun menciptakan kubu antara penggemar yang membela ketidaktahuan Eca dengan netizen yang kritis terhadap keamanan publik.
Pelajaran bagi Publik Figur
Isunya kini bukan lagi sekadar soal individu, melainkan bagaimana sebuah barang "dapur" yang memiliki sisi gelap kesehatan bisa masuk ke ruang publik melalui konten artis.
Pakar komunikasi mengingatkan bahwa di tahun 2026 ini, jejak digital sekecil apa pun, termasuk benda di latar belakang video, akan selalu diawasi oleh netizen yang kian melek informasi medis.
Hingga saat ini, tim manajemen Eca Aura memastikan bahwa artisnya tetap kooperatif jika ada pertanyaan lebih lanjut terkait hal tersebut.
Namun, peristiwa ini menjadi pengingat bagi warga Madiun untuk tetap bijak menyaring konten dan tidak meniru tren yang belum terbukti keamanannya. (*)
*Sayiddil Akbar, Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura.
Editor : Mizan Ahsani