Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Bansos PKH dan BPNT Tahap 1 Februari 2026 Sudah Cair, Ini Cara Cek Penerima dan Besaran Saldo KKS

Mizan Ahsani • Kamis, 12 Februari 2026 | 10:05 WIB

Photo
Photo

Jawa Pos Radar Madiun - Pemerintah mulai menyalurkan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap 1 tahun 2026 sejak awal Februari.

Bantuan ini mencakup periode Januari hingga Maret 2026 dan menyasar sekitar 18 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia.

Penyaluran bansos dilakukan secara bertahap melalui anggota bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) serta PT Pos Indonesia.Oleh karena itu, waktu pencairan setiap daerah bisa berbeda.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf memastikan bahwa proses pencairan bansos PKH dan BPNT 2026 terus berjalan.

Namun, ia menegaskan bahwa pencairan tidak dilakukan secara serentak karena menyesuaikan proses validasi data.

“Sekarang sudah proses penyaluran. Nanti pada bulan April dievaluasi karena datanya dinamis dan terus diperbarui,” ujar Saifullah Yusuf.

Cara Cek Penerima Bansos PKH dan BPNT 2026

Kementerian Sosial menyediakan layanan berani untuk memudahkan masyarakat memeriksa status penerimaan. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Buka situs resmi cekbansos.kemensos.go.id

  2. Pilih wilayah sesuai KTP (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan)

  3. Masukkan nama lengkap sesuai identitas

  4. Ketik kode verifikasi

  5. Klik tombol cari data

Jika terdaftar, sistem akan menampilkan status penerima, jenis bantuan, dan periode pencairan.

Baca Juga: Bansos PKH dan BPNT Tahap 1 Februari 2026 Sudah Cair, Ini Cara Cek Penerima dan Besaran Saldo KKS

Penerima Data Bersifat Dinamis

Pemerintah menegaskan bahwa data penerima bansos PKH dan BPNT dapat berubah sewaktu-waktu. Pembaruan dilakukan melalui verifikasi dan validasi petugas daerah.

Perubahan data dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti:

Evaluasi lanjutan dijadwalkan berlangsung pada bulan April 2026.

Besaran Bantuan BPNT Tahap 1 2026

Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang diberikan sebesar:

Dana ini digunakan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga penerima manfaat.

Rincian Bantuan PKH Tahun 2026

Besaran bantuan PKH disesuaikan dengan komponen anggota keluarga, yaitu:

Nominal yang diterima KPM dapat mencapai lebih dari Rp 1 juta, tergantung jumlah komponen dalam keluarga.

Baca Juga: Bansos 2026 Tetap Cair, Ini Daftar Resmi Bantuan dari Pemerintah

Bank Penyalur Bansos PKH dan BPNT 2026

Penyaluran bansos dilakukan melalui beberapa bank, antara lain:

KPM diimbau untuk memeriksa saldo secara berkala dan tidak terburu-buru ke ATM jika saldo belum masuk.

Rincian Nominal Saldo KKS yang Masuk

Beberapa laporan KPM menunjukkan variasi saldo, antara lain:

Perbedaan nominal ini tergantung pada komposisi keluarga yang terdaftar di DTKS.

Wilayah yang Mulai Menerima Pencairan

Pencairan bansos PKH tahap 1 2026 telah dilaporkan di sejumlah wilayah, di antaranya:

Jawa Barat

Garut, Tasikmalaya, Sukabumi, Cimahi, Bandung, Cirebon, Bandung Barat

Banten

Serang, Tangerang

Jawa Tengah dan Jawa Timur

Pekalongan, Surabaya

NTB

Mataram dan Lombok (tahap sistem antrean)

Baca Juga: Update Bansos Hari Ini: BPNT Rp600 Ribu Masuk ke KKS, Polemik Desil 5 BLT Kesra Terjawab Tuntas

Batas Waktu Pengambilan Dana

Pemerintah menetapkan batas waktu pencairan dana maksimal 30 hari setelah saldo masuk ke rekening KKS.

Jika tidak digunakan dalam jangka waktu tersebut, dana berisiko dikembalikan ke kas negara.

Oleh karena bantuan itu, KPM disarankan segera memanfaatkan sesuai kebutuhan.

Penggunaan Dana Bansos yang Penerbitan

Dana bansos PKH dan BPNT diperbolehkan digunakan untuk:

Sementara itu, bantuan tidak diperkenankan digunakan untuk:

Dengan pencairan yang dilakukan secara bertahap, masyarakat diimbau untuk rutin memeriksa status bansos melalui laman resmi Kemensos agar tidak tertinggal informasi.

Pastikan data kependudukan selalu diperbarui agar tetap terdaftar sebagai penerima bantuan sosial tahun 2026. (*)

*Nizaria Kusumastuti, Universitas Negeri Surabaya

Editor : Mizan Ahsani
#indonesia #wilayah indonesia #BPNT #Kemensos bansos #bansos #PKH (Program Keluarga Harapan)