Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Bukan Kaleng-Kaleng! Ketua BEM UGM 2025 Tiyo Ardianto Lulusan Sekolah Alam PKBM Omah Dongeng Marwah

Grendy Damara • Kamis, 26 Februari 2026 | 11:18 WIB

Ketua BEM KM UGM 2025 Tiyo Ardianto.
Ketua BEM KM UGM 2025 Tiyo Ardianto.

Jawa Pos Radar Madiun — Sosok Ketua BEM KM UGM 2025, Tiyo Ardianto, kembali menjadi sorotan publik.

Bukan hanya karena sikap kritisnya dalam isu kebijakan nasional, tetapi juga karena latar belakang pendidikannya yang tak biasa.

Tiyo menempuh pendidikan di PKBM Omah Dongeng Marwah, sebuah sekolah alam alternatif di Desa Purworejo, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.

Lembaga pendidikan ini berbentuk Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang menyelenggarakan pendidikan kesetaraan Paket B dan Paket C.

Berdiri sejak 2015, memiliki izin operasional sejak 2017, dan telah terakreditasi B di bawah pembinaan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Didirikan Aktivis, Dikelola dengan Semangat Alternatif

PKBM Omah Dongeng Marwah didirikan mantan aktivis 98 dan lulusan UIN Walisongo Semarang, Hasan Aoni, bersama aktivis sosial, aktivis lingkungan, jurnalis, guru, serta mahasiswa di Kudus.

“Omah Dongeng Marwah berdiri tahun 2015 atas inisiasi aktivis sosial, aktivis lingkungan, jurnalis, guru, dan mahasiswa,” ujar Hasan Aoni.

Sejak awal, sekolah ini dirancang sebagai ruang belajar alternatif bagi siswa yang membutuhkan pendekatan berbeda dari sekolah formal pada umumnya.

Belajar Tanpa Paksaan, Berbasis Potensi

Kegiatan belajar berlangsung pukul 08.30 hingga 13.00 WIB.

Para siswa berasal dari berbagai jenjang dan didampingi fasilitator yang membimbing pengembangan literasi, seni, hingga potensi akademik dan non-akademik.

Pendekatannya tidak berbasis paksaan atau tekanan seperti sistem sekolah formal konvensional.

Sebaliknya, model pembelajaran berbasis eksplorasi potensi diterapkan secara konsisten.

Beberapa program unggulannya meliputi:

Penulisan karya ilmiah

Produksi film dokumenter

Pengembangan seni

Presentasi karya berbasis teknologi

Sekolah ini juga menjadi ruang kembali bagi siswa yang sebelumnya putus sekolah.

Bahkan, sejumlah peserta didik berhasil meraih juara lomba karya tulis ilmiah dan film dokumenter tingkat Kabupaten Kudus.

Sekolah Alam, Spirit Kebebasan

Model sekolah alam atau “jungle school” memang menekankan pembelajaran yang dekat dengan alam dan memberi kebebasan berekspresi.

Bagi sebagian orang, konsep ini mungkin terdengar tidak lazim.

Namun bagi yang pernah merasakannya, justru di situlah lahir kreativitas, daya pikir kritis, dan keberanian menyampaikan gagasan.

Fakta bahwa Tiyo Ardianto yang kini menjabat ketua BEM UGM berasal dari jalur pendidikan alternatif, menjadi bukti sistem nonformal mampu melahirkan pemimpin dengan daya pikir tajam.

Pendidikan Alternatif Bukan Pilihan Kelas Dua

Kisah ini sekaligus mematahkan stigma bahwa pendidikan kesetaraan atau sekolah alternatif adalah pilihan “kelas dua”.

Justru dari ruang-ruang belajar yang memberi kebebasan eksplorasi, lahir individu yang terbiasa berpikir mandiri dan tidak takut bersuara.

Di tengah perdebatan tentang kualitas pendidikan nasional, cerita ini menjadi refleksi bahwa jalur pendidikan bisa beragam.

Yang terpenting bukan sekadar label sekolah, melainkan bagaimana potensi peserta didik dikembangkan secara utuh.

Dan dari Kudus, dari sebuah sekolah alam sederhana, lahir sang Ketua BEM KM UGM 2025. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#BEM KM UGM #Makan Bergizi Gratis #Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto #Omah Dongeng Marwah #sekolah alam #Mbg #profil #kritik