Jawa Pos Radar Madiun - Polres Jombang mendalami kasus penemuan dua jenazah yang diduga ibu anak di sebuah gedung bekas asrama polisi (Aspol) di Rejoagung, Ploso, Jombang.
Penemuan yang terjadi pada Rabu (25/2) ini menggegerkan warga karena kondisi korban yang sangat memprihatinkan.
Kondisi Jenazah Mengenaskan
Dua jenazah tersebut ditemukan warga dalam posisi miring dan saling berhadapan tanpa busana.
Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin, mengungkapkan bahwa terdapat luka lepuh pada sebagian kulit tubuh korban yang diduga akibat luka bakar.
Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan intensif untuk memastikan apakah kedua korban merupakan korban pembunuhan.
Kendala Identifikasi Sidik Jari
Polisi menghadapi hambatan dalam proses identifikasi identitas korban.
Baca Juga: Magetan Menuju Kota Bersih, Kementerian LH Soroti Pengelolaan Sampah dan Anggaran
AKP Dimas Robin menjelaskan bahwa sidik jari kedua jenazah sudah dalam kondisi rusak sehingga tidak terbaca oleh alat identifikasi.
"Kami akan mencari alternatif lain untuk memastikan identitas secara ilmiah, salah satunya dengan rencana tes DNA," ujar Dimas pada Kamis (26/2).
Petunjuk Sepeda Motor dan Laporan Orang Hilang
Meski identitas ilmiah belum dipastikan, polisi menemukan satu unit kendaraan roda dua di pintu masuk lokasi kejadian.
Setelah diperiksa, kendaraan tersebut terdaftar atas nama seorang pria yang sebelumnya telah melapor kehilangan istri dan anaknya yang berusia lima tahun.
Menurut keterangan pria tersebut, istri dan anaknya meninggalkan rumah sejak pagi hari.
Polisi kini terus meminta keterangan dari pelapor tersebut guna mencocokkan data lapangan dengan hasil laboratorium.
Baca Juga: Dua Jembatan Ambrol Diterjang Banjir, Ketua DPRD Ngawi Minta Perbaikan Dipercepat
Autopsi untuk Pastikan Penyebab Kematian
Saat ini, kedua jenazah telah dievakuasi untuk menjalani proses autopsi.
Langkah ini diambil guna mengetahui secara pasti penyebab kematian serta memperkuat dugaan motif di balik kejadian ini.
"Autopsi dilakukan untuk tahu penyebab kematian. Nanti kami sampaikan hasilnya sekaligus memastikan identitas pastinya," pungkas AKP Dimas Robin. (naz)
Editor : Mizan Ahsani