Jawa Pos Radar Madiun - Selain program Mudik Gratis Pertamina, masyarakat kini memiliki dua opsi menarik lainnya untuk pulang kampung tanpa biaya pada Lebaran 1447 Hijriah.
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meluncurkan program mudik gratis guna membantu mobilitas masyarakat dengan aman dan nyaman.
Berikut adalah panduan lengkap mengenai rute, syarat, dan cara pendaftaran kedua program tersebut:
Baca Juga: Resmi Dibuka Hari Ini! Mudik Gratis Pertamina 2026, Cek Link, 17 Kota Tujuan dan Syarat Daftarnya
1. Mudik Asyik BUMN 2026 dengan Armada Bus BNI
BNI kembali menyediakan armada bus khusus bagi nasabahnya dengan target rute utama menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Jadwal Pendaftaran: 27 Februari hingga 9 Maret 2026 (atau hingga kuota habis).
Rute Utama: Purwokerto, Semarang, Yogyakarta (via Solo), dan Malang (via Surabaya).
Syarat Peserta:
Nasabah aktif BNI, debitur, atau Agen46.
Wajib memiliki aplikasi wondr by BNI yang sudah aktif.
Menyiapkan dokumen KTP dan KK asli serta fotokopi.
Cara Daftar: Datangi langsung Kantor Cabang BNI di wilayah Jabodetabek untuk verifikasi data.
Baca Juga: Salat Pakai Parfum Beralkohol, Sah atau Tidak? Ini Penjelasan Fikih Lengkap yang Bikin Tenang
2. Program Motis 2026: Angkut Motor Gratis via Kereta Api
Kementerian Perhubungan kembali menghadirkan solusi bagi pemudik yang ingin membawa kendaraan pribadi ke kampung halaman tanpa harus lelah berkendara jauh.
Caranya melalui program Motis (Motor Gratis).
Jadwal Pendaftaran: 1 hingga 29 Maret 2026.
Cara Daftar: Online melalui situs nusantara.kemenhub.go.id atau offline di stasiun-stasiun yang ditunjuk, termasuk Stasiun Madiun.
Benefit Khusus: Setiap pendaftaran satu unit motor akan mendapatkan dua tiket penumpang dewasa dan satu tiket anak (di bawah 3 tahun) secara cuma-cuma.
Ketentuan Kendaraan:
Mesin motor maksimal 200 cc.
Tangki BBM wajib dikosongkan saat penyerahan.
Kaca spion dan helm tidak boleh ditinggalkan pada motor.
Stasiun Verifikasi Fisik (Posko Offline)
Bagi pendaftar di wilayah Jawa, verifikasi fisik dapat dilakukan di berbagai stasiun strategis.
Di antaranya seperti Jakarta Gudang, Cirebon Prujakan, Semarang Tawang, Purwokerto, Lempuyangan, hingga Stasiun Madiun.
Baik BNI maupun Kemenhub menegaskan bahwa peserta dilarang terdaftar di lebih dari satu program mudik gratis dari instansi manapun.
Hal ini bertujuan agar pemerataan kuota dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat secara adil. (naz)
Editor : Mizan Ahsani