Jawa Pos Radar Madiun - Di tengah suasana duka yang menyelimuti keluarga Nyai Hasanah, 45, aksi kriminalitas terjadi di Jalan Dukuh IV, Kampung Dukuh, Kramat Jati, Jakarta Timur.
Seorang perempuan tak dikenal diduga mencuri seluruh uang takziah dengan modus berpura-pura sebagai pelayat pada Senin (2/3) lalu.
Insiden ini menjadi viral di media sosial setelah rekaman kamera pengawas (CCTV) yang memperlihatkan pelaku melarikan diri diunggah oleh akun Instagram @info_cipayung.
Baca Juga: Jelang Arus Mudik Lebaran 2026, Pertamina Jamin Stok BBM dan LPG Aman Terkendali!
Kronologi Kejadian: Pelaku Datang Lebih Awal
Nyai Hasanah menceritakan bahwa pelaku sudah tiba di rumah duka sekitar pukul 08.00 WIB, saat pelayat lain belum ramai berdatangan.
Penampilan pelaku dinilai sangat meyakinkan dan sama sekali tidak mencurigakan.
Ia memakai kemeja rapi, kerudung, dan sepatu. Selain itu pelaku membawa tas berukuran besar.
Di lokasi, pelaku mengaku sebagai teman perjuangan kakak ipar korban saat mengambil bantuan sosial (Sembako/KJP).
Detik-Detik Pencurian: Alasan Menumpang ke Toilet
Pelaku bertahan cukup lama di rumah duka hingga menjelang waktu pemakaman. Sekitar pukul 12.30 WIB, pelaku melancarkan aksinya dengan alasan ingin menumpang ke toilet.
Karena percaya dengan pengakuan pelaku yang mengenal keluarga, Hasanah mempersilakannya masuk.
Sayangnya, letak toilet tersebut berdekatan dengan lemari lorong tempat penyimpanan uang takziah.
"Pas dia keluar, saya baru sadar orangnya sudah tidak ada. Saya langsung masuk, lemari sudah terbuka, kantong isi uang takziah hilang," ungkap Hasanah dengan nada kecewa.
Baca Juga: BPJPH Jatim Bakal Buka Layanan di MPP Kabupaten Madiun, Urus Sertifikat Halal Jadi Mudah
Pelaku Diduga Pemain Lama di Jakarta Timur
Setelah kejadian tersebut, warga sempat berusaha mengejar, namun pelaku sudah melarikan diri.
Pihak kepolisian setempat telah mendatangi lokasi untuk meminta keterangan saksi dan memeriksa bukti CCTV.
Berdasarkan informasi warga dan laporan di media sosial, terduga pelaku dengan ciri-ciri serupa diklaim pernah melakukan aksi yang sama di beberapa lokasi lain.
Keluarga korban berharap identitas pelaku segera terungkap agar tidak ada lagi warga yang sedang berduka menjadi korban penipuan dan pencurian serupa. (naz)
Editor : Mizan Ahsani