Jawa Pos Radar Madiun – Persiapan menyambut arus mudik Lebaran 2026 di wilayah Jawa Tengah terus dikebut. Salah satu urat nadi transportasi, yakni jalur Semarang-Godong, menunjukkan progres signifikan. Hingga awal Maret ini, pengerjaan perbaikan infrastruktur jalan di ruas tersebut dilaporkan telah mencapai angka 75 persen.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah optimistis jalur ini sudah bisa dilintasi dengan nyaman oleh para pemudik setidaknya pada tujuh hari (H-7) sebelum hari raya Idul Fitri tiba.
Target Fungsional Sebelum Puncak Mudik
Percepatan perbaikan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk menekan angka kecelakaan dan mengurangi titik kemacetan di jalur tengah. Progres 75 persen mencakup pengaspalan ulang di titik-titik rawan lubang serta penguatan bahu jalan di beberapa area strategis.
"Kami terus memantau di lapangan agar pengerjaan tidak meleset dari target. Target kami, H-7 Lebaran seluruh alat berat sudah ditarik dan jalan siap difungsikan secara penuh," ujar salah satu otoritas terkait dalam tinjauan di lokasi.
Fokus pada Titik Rawan dan Penerangan
Selain perbaikan permukaan jalan, fokus pengerjaan juga meliputi:
• Drainase: Pembersihan dan perbaikan saluran air di sisi jalan untuk mencegah genangan saat hujan turun di masa mudik.
• Marka Jalan: Pengecatan ulang marka agar terlihat jelas saat malam hari, terutama di area yang minim penerangan.
• Jembatan Kecil: Perbaikan struktur pada jembatan-jembatan penghubung di sepanjang rute Semarang-Godong.
Imbauan bagi Pengguna Jalan
Meski pengerjaan hampir rampung, masyarakat yang melintas saat ini diminta untuk tetap waspada. Masih adanya aktivitas pekerja dan penempatan material di beberapa titik mengharuskan pengendara untuk menjaga kecepatan dan mematuhi rambu-rambu darurat yang dipasang di lokasi proyek.
Jalur Semarang-Godong sendiri diprediksi akan mengalami lonjakan volume kendaraan yang cukup tinggi, mengingat jalur ini merupakan akses utama bagi pemudik yang menuju arah Purwodadi, Blora, hingga menjangkau wilayah perbatasan Jawa Timur.
Dengan selesainya perbaikan ini tepat waktu, diharapkan mobilitas warga saat hari raya nanti tidak hanya lancar secara waktu, tetapi juga aman secara infrastruktur. (*)
* Muhammad Almaz Firza Sasongko, mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura.
Editor : Mizan Ahsani