Jawa Pos Radar Madiun - Kecelakaan lalu lintas tabrakan beruntun terjadi di Jalan Tol Cipularang arah Jakarta, tepatnya di KM 93, pada Kamis (5/3/2026) malam.
Insiden yang melibatkan 10 kendaraan tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan empat lainnya mengalami luka berat.
Peristiwa ini sempat membuat seluruh lajur di lokasi kejadian tidak dapat dilalui kendaraan selama proses penanganan di lapangan.
Senior Manager Representative Office 3 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division Plaza Tol Pasteur Bandung, Agni Mayvinna, mengatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 20.18 WIB.
"Kecelakaan melibatkan 10 kendaraan dan sempat menyebabkan seluruh lajur tidak dapat dilintasi," kata Agni dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (5/3).
Korban Dievakuasi ke Rumah Sakit
Dalam kecelakaan tersebut, dua orang dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian. Selain itu, empat orang lainnya mengalami luka berat dan langsung dievakuasi oleh petugas.
"Seluruh korban yang telah dievakuasi, dilarikan ke Rumah Sakit Radjak Purwakarta untuk perawatan lebih lanjut," kata Agni.
Petugas dari Representative Office 3 Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) yang mengelola ruas Tol Cipularang langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan.
Mereka bekerja bersama Patroli Jalan Raya, tim derek, ambulans, serta Mobile Customer Service (MCS) guna mengevakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan sekaligus mengatur arus lalu lintas.
Baca Juga: Comeback Gila ‘Tigrinho’! Chelsea Siapkan Rp900 Miliar untuk Boyong Vitor Roque dari Palmeiras
Lalu Lintas Sempat Lumpuh
Akibat tabrakan beruntun tersebut, arus lalu lintas di ruas tol sempat lumpuh total. Namun setelah proses evakuasi dilakukan, kondisi jalan perlahan kembali normal.
Petugas berhasil membuka kembali satu lajur pada pukul 20.59 WIB, sehingga kendaraan mulai dapat melintas secara terbatas.
Selanjutnya pada pukul 21.43 WIB, dua lajur telah kembali dapat digunakan oleh pengguna jalan.
Penyebab Masih Diselidiki Polisi
Hingga kini, penyebab kecelakaan beruntun yang melibatkan sepuluh kendaraan tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Jasa Marga juga menyampaikan permohonan maaf kepada para pengguna jalan atas gangguan lalu lintas yang terjadi selama proses evakuasi.
"Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami selama proses evakuasi berlangsung. Pastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, menjaga jarak aman, dan mengatur kecepatan saat berkendara di jalan tol," kata Agni. (fin)
Editor : AA Arsyadani