Jawa Pos Radar Madiun - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi memperpanjang masa pendaftaran Program Pelatihan Vokasi Nasional Batch 1 tahun 2026 hingga 24 Maret 2026.
Kebijakan ini diambil untuk memberikan akses lebih luas bagi masyarakat, terutama lulusan baru SMA/SMK/MA sederajat, guna meningkatkan keterampilan kerja secara cuma-cuma.
Dirjen Binalavotas Kemnaker, Darmawansyah, menjelaskan bahwa perpanjangan ini memberikan napas lega bagi calon peserta setelah jadwal sebelumnya direncanakan berakhir 6 Maret lalu.
"Program ini dirancang langsung untuk menjawab kebutuhan dunia industri. Lulusannya disiapkan untuk memiliki kompetensi yang siap pakai," ujar Darmawansyah, Senin (9/3).
Kuota Masif dan Benefit Lengkap
Tahun ini, Batch 1 menyediakan kuota sebanyak 20.000 peserta.
Mereka akan disebar di 21 Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) serta beberapa Balai Latihan Kerja (BLK) daerah di seluruh Indonesia.
Peserta yang lolos tidak hanya mendapatkan pelatihan gratis, tetapi juga fasilitas penunjang lainnya:
-
Makan siang dan bantuan uang transportasi.
-
Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan (JKK dan JKM).
-
Sertifikat pelatihan dan Sertifikat Kompetensi dari BNSP.
-
Fasilitas asrama (sesuai ketersediaan).
Kejuruan Masa Depan
Kemnaker menawarkan bidang kejuruan yang relevan dengan tren industri 4.0, antara lain:
-
Teknologi: Cyber Security, Digital Marketing, hingga Internet of Things (IoT).
-
Industri dan Manufaktur: Instalasi panel surya, pengoperasian mesin CNC, pengelasan, dan otomasi industri.
-
Modernitas: Kendaraan listrik (electric vehicle), smart farming, dan pengolahan pangan.
Update Jadwal Seleksi Batch 1 2026
| Tahapan | Jadwal Terbaru |
| Batas Akhir Pendaftaran & Asesmen | 24 Maret 2026 (Pukul 23.59 WIB) |
| Proses Seleksi & Wawancara | 25 – 28 Maret 2026 |
| Pengumuman Kelulusan | 29 Maret 2026 |
| Kick-off & Orientasi | 1 April 2026 |
Masyarakat yang berminat dapat mendaftar secara daring melalui laman skillhub.kemnaker.go.id dengan syarat minimal usia 17 tahun dan memiliki akun SIAPkerja. (naz)
Editor : Mizan Ahsani