Jawa Pos Radar Madiun - Keselamatan jutaan perantau yang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran 2026 menjadi perhatian serius pemerintah.
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menginstruksikan seluruh jajarannya untuk turun langsung ke lapangan dan konsisten melakukan inspeksi keselamatan atau ramp check di semua moda transportasi.
Langkah tegas ini diambil untuk memastikan tidak ada armada tak laik jalan yang nekat beroperasi mengangkut penumpang selama periode krusial angkutan Lebaran.
Baca Juga: Kemendikdasmen Luncurkan Portal SHTKA, Sertifikat Hasil TKA Bisa Dicek Keasliannya secara Online
Hasil Ramp Check Puluhan Ribu Armada
Menhub Dudy membeberkan bahwa proses pengecekan teknis kendaraan telah berjalan masif sejak 23 Februari 2026. Berikut adalah rincian armada yang telah diinspeksi untuk menjamin keselamatan pemudik:
Transportasi Darat: Dari 27.664 unit bus yang diperiksa, hanya 17.516 unit yang diizinkan beroperasi. Armada yang bermasalah langsung diberikan peringatan, dilarang jalan, hingga dikenakan sanksi tilang.
Transportasi Laut & Penyeberangan: Sebanyak 832 unit kapal laut (dari total 840) dan 220 unit kapal penyeberangan (dari total 254) telah berhasil melewati uji kelaiklautan.
Transportasi Udara & Kereta Api: Kemenhub telah menginspeksi 372 unit pesawat komersial serta 3.672 unit sarana perkeretaapian.
"Semua transportasi publik harus menjamin keselamatan penumpang dan wajib memberikan pelayanan yang optimal. Ini penting agar para penumpang merasa aman dan nyaman selama di perjalanan," tegas Dudy di Jakarta, Jumat (6/3).
Baca Juga: Ayah Dusan Vlahovic Tiba di Turin, Lanjutkan Negosiasi Kontrak Baru dengan Juventus
Update Sisa Kuota Mudik Gratis Kemenhub 2026
Dalam kesempatan yang sama, Menhub juga merilis data terbaru mengenai program Mudik Gratis Kemenhub yang antusiasmenya terus membeludak. Bagi Anda yang belum mendaftar, perhatikan sisa kuota berikut:
Bus: Pendaftar telah mencapai 15.550 orang dari total kuota 15.834 kursi (kuota nyaris habis).
Truk (Angkut Motor): Sudah terisi 172 unit dari alokasi 240 sepeda motor.
Kereta Api (MOTIS): Kuota angkut motor telah terisi 9.529 unit (dari 11.900), sementara kuota penumpang mencapai 18.382 orang (dari 28.196).
Kapal Laut: Pendaftar baru menyentuh angka 5.933 orang, masih sangat terbuka lebar dari total kuota raksasa sebanyak 69.232 penumpang.
Dengan prediksi pergerakan masyarakat secara nasional yang menyentuh angka 143,91 juta orang, Kemenhub sangat berharap masyarakat dapat memaksimalkan sisa kuota angkutan massal ini demi menekan kepadatan dan risiko kecelakaan kendaraan pribadi di jalan raya. (*)
*Sayiddil Akbar, Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura
Sumber : Radar Madiun, kemenhub.go.id