Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Kawal Mudik Lebaran 2026, Polri Terjunkan 161 Ribu Personel dan Siagakan Layanan Darurat 110

Mizan Ahsani • Kamis, 12 Maret 2026 | 15:15 WIB

Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo memaparkan pengerahan 161 ribu personel untuk amankan arus mudik 2026. (Foto: Humas Polri)
Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo memaparkan pengerahan 161 ribu personel untuk amankan arus mudik 2026. (Foto: Humas Polri)

Jawa Pos Radar Madiun - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) all-out mengamankan jalannya arus mudik dan balik Lebaran 2026. Tak tanggung-tanggung, sebanyak 161.000 personel gabungan disiagakan dalam sandi Operasi Ketupat 2026.

Selain penebalan pasukan di lapangan, Polri juga mengoptimalkan digitalisasi layanan publik melalui nomor darurat 110. Layanan ini disiapkan sebagai garda terdepan untuk merespons cepat setiap kendala kedaruratan yang dialami pemudik.

Baca Juga: Lapak Tukar Uang Baru di Madiun Masih Sepi, Pakar UNAIR Peringatkan Ancaman Riba

Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo menegaskan, pengamanan tahun ini tidak hanya bertumpu pada rekayasa lalu lintas fisik. "Polri terus meningkatkan layanan kepada masyarakat, termasuk layanan darurat 110 yang bisa diakses selama perjalanan mudik," ujarnya di Kantor Staf Presiden, Rabu (11/3).

Melalui layanan 110, birokrasi pelaporan dipangkas habis. Saat panggilan darurat masuk, sistem akan otomatis melacak titik koordinat pelapor dan menginstruksikan petugas di posko terdekat untuk meluncur ke lokasi dalam hitungan menit.

Guna mendukung mobilitas dan respons cepat tersebut, Polri telah mendirikan 2.746 pos yang terdiri dari pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu. Ribuan posko ini disebar di titik-titik vital seperti jalur utama, rest area, terminal, hingga pelabuhan.

Baca Juga: Korut Dukung Pemimpin Tertinggi Baru Iran Mojtaba Khamenei, Kecam Serangan Militer AS–Israel

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menambahkan, kesuksesan manajemen mudik ini juga ditopang oleh integrasi lintas sektoral.

Pemerintah turut menyiagakan 386 posko layanan komunikasi dan 2.700 pos kesehatan di sepanjang jalur mudik. Kolaborasi pengamanan aparat dan ekosistem digital tanggap darurat ini diharapkan mampu memberikan jaminan rasa aman bagi masyarakat yang bertolak ke kampung halaman. (*)

*Sayiddil Akbar Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura

Editor : Mizan Ahsani
#2026 #layanan darurat 110 #respons cepat #Polri #lebaran #Personel Gabungan Amankan Lebaran