Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Menhub Beber Skenario Mudik 2026 di DPR, Antisipasi Lonjakan 143 Juta Penumpang

Mizan Ahsani • Kamis, 12 Maret 2026 | 16:50 WIB

Menhub saat menjelaskan skenario pengamanan arus mudik 2026 di Gedung DPR untuk menghadapi 143 juta pemudik. (Foto: KemenHub RI)
Menhub saat menjelaskan skenario pengamanan arus mudik 2026 di Gedung DPR untuk menghadapi 143 juta pemudik. (Foto: KemenHub RI)

Jawa Pos Radar Madiun - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi membeberkan kesiapan infrastruktur angkutan Lebaran 2026 di hadapan Komisi V DPR RI, Jakarta, Rabu (11/3). Skenario komprehensif disiapkan guna mengawal mobilitas 143,91 juta pemudik.

Meski proyeksi pergerakan tahun ini diprediksi mencapai 50,60 persen dari total penduduk turun tipis 1,75 persen dibanding hasil survei 2025 Dudy tetap mewanti-wanti potensi lonjakan realisasi di lapangan.

"Dalam realisasinya, jumlah pergerakan pada tahun 2025 justru mencapai 154 juta orang. Mobilitas masyarakat pada masa Lebaran cenderung melampaui angka perkiraan survei," papar Menhub Dudy.

Baca Juga: Siap Urai Arus Balik Lebaran 2026, Tol Fungsional Japek II Selatan Terapkan Sistem Buka Tutup

Guna mengantisipasi hal tersebut, Kemenhub telah menyiapkan sederet amunisi. Mulai dari inspeksi kelaikan seluruh moda transportasi, program mudik gratis, rekayasa lalu lintas, kebijakan Work From Anywhere (WFA), hingga stimulus ekonomi berupa diskon tiket pesawat, kapal, kereta api, dan penyeberangan.

Pemantauan arus lalu lintas juga didigitalisasi secara masif. Kemenhub mengintegrasikan 7.159 CCTV, live streaming drone, hingga sistem peringatan dini cuaca dari BMKG untuk merespons kendala secara real-time.

Untuk mengurai simpul kemacetan akut di pelabuhan penyeberangan, skema buffer zone berlapis diterapkan di tol menuju Merak (KM 13, KM 43, dan KM 63). Skema serupa juga disiapkan di kawasan Pelabuhan Merak, Indah Kiat, BBJ, dan Ciwandan guna mencegah penumpukan kendaraan.

Baca Juga: Siap Urai Arus Balik Lebaran 2026, Tol Fungsional Japek II Selatan Terapkan Sistem Buka Tutup

Sementara itu, Kemenhub juga menaruh atensi khusus pada rute penyeberangan lintas Jawa-Bali (Ketapang-Gilimanuk) dan Jawa-NTB (Jangkar-Lembar). Mengingat perayaan Nyepi dan Idul Fitri 2026 yang berdekatan, pembatasan operasional pelabuhan akan diantisipasi secara ketat.

Langkah preventif Kemenhub ini mendapat lampu hijau dari Ketua Komisi V DPR RI Lasarus, yang mendesak agar aspek keselamatan dan pelayanan prima tetap menjadi prioritas utama selama periode arus mudik dan balik. (*)

*Sayiddil Akbar Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura

Editor : Mizan Ahsani
#diskon tiket #menhub #Buffer Zone #2026 #DPR RI #lebaran #pemudik #angkutan #antisipasi