Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Gempa M 5,4 Guncang Sukabumi Dini Hari, Getarannya Terasa hingga Jakarta, Begini Penjelasan BMKG

AA Arsyadani • Jumat, 13 Maret 2026 | 09:32 WIB

 

Ilustrasi gempa bumi
Ilustrasi gempa bumi

Jawa Pos Radar Madiun - Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,4 mengguncang wilayah Kota Sukabumi dan sekitarnya pada Jumat dini hari, 13 Maret 2026.

Getaran bahkan dilaporkan terasa hingga wilayah DKI Jakarta.

Menurut rilis resmi BMKG, gempa terjadi pada pukul 02.18 WIB.

"Gempa dirasakan Magnitudo: 5,4 pada Jumat, 13 Maret 2026 02:18:20 WIB," tulis BMKG dalam keterangannya.

Pusat Gempa di Barat Daya Sukabumi

BMKG mencatat pusat gempa berada di laut, sekitar 115 kilometer barat daya Kota Sukabumi.

Secara geografis, lokasi gempa berada pada koordinat 7,96 Lintang Selatan dan 106,92 Bujur Timur, dengan kedalaman sekitar 43 kilometer.

Kedalaman tersebut tergolong gempa menengah yang umumnya dapat dirasakan cukup luas oleh masyarakat.

Tidak Berpotensi Tsunami

BMKG memastikan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami, sehingga masyarakat di wilayah pesisir diimbau tetap tenang.

Meski demikian, warga di sejumlah daerah melaporkan merasakan getaran yang cukup kuat, terutama pada bangunan bertingkat dan saat kondisi malam yang sunyi.

Aktivitas Gempa Meningkat dalam Sepekan

Dalam catatan BMKG, aktivitas seismik di Indonesia dalam sepekan terakhir menunjukkan peningkatan.

Tercatat sedikitnya 24 gempa signifikan yang dirasakan masyarakat dengan variasi magnitudo dan kedalaman berbeda-beda.

Hal ini menunjukkan wilayah Indonesia masih sangat aktif secara tektonik karena berada di pertemuan beberapa lempeng besar dunia.

Gempa Sebelumnya Juga Guncang Sukabumi

Sebelum gempa M5,4 ini, wilayah Sukabumi juga sempat diguncang gempa berkekuatan lebih kecil.

Pada 10 Maret 2026, gempa dengan magnitudo 3,1 terjadi di darat sekitar 41 kilometer barat daya Sukabumi dengan kedalaman 87 kilometer.

Meski tidak menimbulkan kerusakan berarti, rangkaian gempa tersebut menjadi pengingat bahwa masyarakat perlu tetap waspada terhadap potensi aktivitas seismik di wilayah tersebut. (fin)

Editor : AA Arsyadani
#Info Gempa #gempa bumi sukabumi #gempa sukabumi