Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Puncak Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Memuncak di GT Warugunung Surabaya, Ribuan Kendaraan Bakal Padati Tol Trans Jawa

AA Arsyadani • Jumat, 13 Maret 2026 | 18:55 WIB

 Jasamarga memprediksi lonjakan besar kendaraan saat puncak arus mudik dan balik Lebaran di wilayah Surabaya dan sekitarnya.
Jasamarga memprediksi lonjakan besar kendaraan saat puncak arus mudik dan balik Lebaran di wilayah Surabaya dan sekitarnya.

Jawa Pos Radar Madiun - PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) memproyeksikan puncak arus mudik Lebaran 2026 di wilayah Surabaya akan terjadi di Gerbang Tol Warugunung pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Pada hari tersebut, volume kendaraan diperkirakan mencapai 36.675 unit, melonjak tajam dibandingkan kondisi normal.

Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, menyebut kenaikan tersebut diprediksi mencapai 82 persen dibanding periode mudik tahun sebelumnya.

"Tahun ini ada perbedaan tren. Secara nasional, puncak arus mudik pada 18 Maret 2026, sedangkan di daerah, terutama GT Warugung, puncak arus mudik diprediksi terjadi pada Sabtu (21/3)," ucapnya, Jumat (13/3).

Menurut Ria, tingginya angka tersebut mencerminkan antusiasme masyarakat untuk pulang kampung dan berkumpul bersama keluarga.

GT Kejapanan Utama Juga Dipadati

Selain GT Warugunung, kepadatan lalu lintas juga diprediksi terjadi di Gerbang Tol Kejapanan Utama, Pasuruan. Puncak arus mudik di lokasi ini diperkirakan berlangsung sehari setelahnya, yakni Minggu, 22 Maret 2026.

"Lonjakan ini dipicu oleh tingginya volume lalu lintas silaturahmi. Biasanya masyarakat cenderung mulai melakukan perjalanan antar-kota setelah hari raya untuk mengunjungi keluarga," imbuhnya.

Fenomena ini menunjukkan bahwa mobilitas masyarakat tidak hanya terjadi sebelum Lebaran, tetapi juga berlanjut setelah hari raya.

Arus Balik Diprediksi Lebih Padat

Pada periode arus balik, Jasamarga memperkirakan kemacetan akan terjadi secara bersamaan di GT Warugunung dan GT Kejapanan Utama pada Selasa, 24 Maret 2026.

Lonjakan kendaraan saat arus balik bahkan diprediksi melampaui 120 persen dibandingkan hari normal, menjadikannya salah satu periode tersibuk di jalur Tol Trans Jawa.

Baca Juga: Kabar Gembira Pemudik! Jalan Nasional Jatim Mantap 93 Persen, Tol Fungsional Probowangi Gratis

Konstruksi Dihentikan, Tim Siaga 24 Jam

Untuk menjaga kelancaran lalu lintas, Jasamarga menghentikan sementara seluruh pekerjaan konstruksi di ruas tol mulai 11 Maret 2026.

"Namun, kami tetap menyiagakan tim khusus untuk penanggulangan lubang dan genangan tetap selama 24 jam guna menjamin kenyamanan dan keamanan pengguna jalan di tengah cuaca yang tidak menentu," terang Ria.

Selain itu, perusahaan menyiapkan 14 tim khusus untuk mengantisipasi genangan air maupun potensi longsor, serta menyediakan 12 unit pompa air guna mempercepat penanganan gangguan teknis di jalan tol.

Ratusan Personel Siap Bantu Pemudik

Dukungan juga datang dari ratusan personel yang disiagakan di berbagai titik strategis sepanjang Tol Trans Jawa, khususnya di ruas Ngawi–Kertosono hingga Surabaya–Gempol.

"Selain fasilitas, ratusan personel on call disebar di berbagai ruas, mulai dari Tol Ngawi-Kertosono hingga Surabaya-Gempol, untuk memberikan layanan otoritas dan bantuan cepat bagi pemudik," pungkasnya.

Langkah ini diharapkan dapat memastikan perjalanan mudik dan balik Lebaran 2026 berlangsung lebih aman, lancar, dan nyaman bagi jutaan pengguna jalan. (fin)

Editor : AA Arsyadani
#mudik Lebaran 2026 #arus mudik #jasamarga #tol trans jawa #arus balik