JAKARTA - Pemerintah mulai menyiapkan pelaksanaan program Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih dengan membuka rekrutmen Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI).
Program ini ditujukan untuk memperkuat perekonomian desa dan kelurahan di seluruh Indonesia.
Kementerian Pertahanan (Kemhan) mengumumkan pembukaan rekrutmen tersebut pada Senin (16/3/2026).
Baca Juga: Manchester United Siapkan Revolusi Transfer, 4 Posisi Prioritas di Bursa Musim Panas 2026
Program ini mengajak lulusan sarjana untuk terlibat langsung dalam pembangunan desa melalui pengelolaan koperasi.
"#SobatKemhan, Rekrutmen Nasional Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) resmi dibuka," tulis Kemhan dalam Instagram resminya (@kemhanri).
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui situs sppi-kdkmp.id dan tidak dipungut biaya. Rekrutmen ini akan berlangsung hingga 17 April 2026.
Baca Juga: Setelah THR, Pensiunan PNS Siap Terima Gaji ke-13 Juni 2026, Ini Skema dan Mekanismenya
Target Operasional Agustus 2026
Wakil Menteri Pertahanan RI Donny Ermawan Taufanto menyampaikan bahwa program Koperasi Merah Putih ditargetkan mulai berjalan secara bertahap pada Agustus 2026.
"Bapak Presiden menargetkan program ini dapat segera berjalan dan mulai operasional secara bertahap pada bulan Agustus. Untuk itu diperlukan langkah cepat dalam proses perekrutan, pendidikan, dan pelatihan sumber daya manusia yang akan mengawaki koperasi tersebut," ujar Wamenhan, dikutip dari situs resmi Kemhan.
Pemerintah menargetkan sekitar 30.000 tenaga pengawak koperasi melalui program ini. Prosesnya akan melibatkan pendidikan dan pelatihan dengan dukungan Kementerian Pertahanan, TNI, dan Polri.
Syarat Pendaftaran SPPI Koperasi Merah Putih
Berdasarkan informasi dari Kementerian Pertahanan, berikut persyaratan utama bagi calon peserta:
• Usia maksimal 35 tahun
• Pendidikan minimal S1
• Sehat jasmani dan rohani
• Memiliki SKCK yang masih berlaku
• Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia
Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi kontak resmi panitia melalui nomor +62-877-8847-3709 (Deva) atau +62-813-7390-5860 (Letkol Tri Handoko).
Program ini menjadi salah satu langkah pemerintah dalam mendorong penguatan ekonomi berbasis desa sekaligus membuka peluang kontribusi bagi generasi muda terdidik di seluruh Indonesia.
Editor : Ockta Prana Lagawira