Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Dirjen Hubdat Pantau Local Port Service di Pelabuhan Merak, Perketat Pengawasan Kapal

Mizan Ahsani • Jumat, 20 Maret 2026 | 21:02 WIB
Ilustrasi ditjen hubdat
Ilustrasi ditjen hubdat
Jawa Pos Radar Madiun – Keamanan dan kelancaran arus penyeberangan di lintasan tersibuk Indonesia menjadi perhatian serius pemerintah pada masa Mudik Lebaran 2026.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Dirjen Hubdat), Aan Suhanan, melakukan kunjungan kerja langsung ke Local Port Service (LPS) Pelabuhan Merak dan Ciwandan pada Kamis (19/3).

Kunjungan strategis ini difokuskan pada penguatan pengawasan lalu lintas kapal di lintasan Merak–Bakauheni. Hal ini dilakukan guna menjamin keselamatan ribuan pemudik yang menyeberang antar-pulau agar terhindar dari keterlambatan jadwal sandar maupun risiko insiden di laut.

Baca Juga: Bupati Ponorogo Nonaktif dan Wali Kota Madiun Nonaktif Lebaran di Rutan, KPK Fasilitasi Silaturahmi dengan Keluarga Om

Dalam peninjauannya, Dirjen Hubdat menekankan bahwa LPS memiliki peran vital sebagai menara pengawas. Fasilitas ini bertugas mengatur alur masuk dan keluar kapal di area kolam pelabuhan secara real-time. 

Dengan integrasi teknologi terbaru, pergerakan kapal dapat dipantau lebih presisi untuk meminimalkan risiko kecelakaan, terutama pada periode krusial libur nasional.

Selain mengecek fasilitas teknis, Dirjen Aan juga berkoordinasi langsung dengan para operator dan petugas di lapangan. Ia memberikan apresiasi tinggi atas kesiapsiagaan personel LPS dalam mengelola antrean sandar kapal yang mulai padat.

Pihaknya berpesan agar standar pelayanan minimum serta protokol keselamatan tetap menjadi prioritas utama.

Hal ini sangat penting demi menjaga kenyamanan dan kepercayaan seluruh pengguna jasa penyeberangan yang ingin pulang ke kampung halaman dengan selamat.

Baca Juga: 9 Rekomendasi Hotel Pegunungan Jawa Timur, Sejuk dan Cocok untuk Keluarga

Dengan pengawasan yang lebih ketat di pelabuhan penyeberangan, diharapkan distribusi arus kendaraan dari Jawa menuju Sumatera maupun sebaliknya dapat berjalan lebih efektif tanpa adanya penumpukan yang berarti di area kantong parkir pelabuhan.(*)

* Muhammad Almaz Firza Sasongko, mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura.

Editor : Mizan Ahsani
#aan suhanan #ditjen hubdat #Kunjungan Industri