Daerah Gaya Hidup Hiburan Internasional Jatim Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Opini Pacitan Ponorogo

WFH ASN 1 Hari Sepekan Diklaim Hemat BBM 20 Persen, Ini Kata Menko Airlangga

Ockta Prana Lagawira • 2026-03-22 12:21:05
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Jawa Pos)
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Jawa Pos)

JAKARTA -- Pemerintah memastikan kebijakan work from home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) akan mulai diberlakukan setelah Lebaran 2026, meski aturan teknisnya masih dalam tahap penyusunan lintas kementerian.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan, skema awal kebijakan tersebut sudah ditetapkan. Salah satunya, WFH hanya berlaku satu hari dalam sepekan.

Baca Juga: Hebat! Pembalap Indonesia Veda Ega Rebut Start Posisi 4 Moto3 Brasil, Siap Kejar Podium

“(Aturan) WFH akan didetailkan. Tetapi sesudah Lebaran kita akan berlakukan. Untuk ASN maupun imbauan untuk swasta. Tetapi bukan yang bekerja di sektor pelayanan publik,” ujar Airlangga usai salat Idulfitri di Jakarta, Sabtu (21/3/2026).

Kebijakan ini tidak mencakup ASN yang bertugas di sektor pelayanan publik, sehingga layanan kepada masyarakat tetap berjalan normal tanpa gangguan.

Baca Juga: Harga Emas Hari Ini Turun Tipis, Antam Stabil Galeri 24 dan UBS Melemah! Cocok Dibeli saat Hari Kedua Lebaran

Ketentuan Awal WFH ASN

Sejumlah poin yang sudah dikonfirmasi pemerintah terkait penerapan WFH ASN antara lain:

• Berlaku setelah Lebaran 2026
• Dilaksanakan satu hari dalam sepekan
• Tidak berlaku bagi ASN sektor pelayanan publik
• Menjadi imbauan bagi sektor swasta

Baca Juga: Rekomendasi HP Murah 1 Jutaan Terbaik 2026, Samsung hingga Redmi Spek Ngebut! RAM Besar Baterai Awet Cocok Gaming

Sementara itu, rincian teknis seperti penentuan hari WFH, sistem absensi, hingga mekanisme pengawasan masih menunggu hasil koordinasi lintas kementerian.

Pemerintah akan menggandeng Kementerian Ketenagakerjaan dan Kementerian Dalam Negeri untuk memastikan implementasi kebijakan berjalan optimal.

Potensi Hemat BBM hingga 20 Persen

Dari sisi ekonomi, kebijakan ini dinilai memiliki dampak signifikan terhadap efisiensi energi. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut WFH satu hari per pekan berpotensi menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM).

Baca Juga: Moto3 Brasil Memanas, Veda Ega Tembus 3 Besar dan Amankan Q2

"Ada hitungan kasar sekali… (WFH bisa menghemat) seperlima, kira-kira 20 persen (penggunaan BBM)," kata Purbaya.

Ia juga mengusulkan hari Jumat sebagai opsi pelaksanaan WFH. Skema ini dinilai bisa menciptakan akhir pekan panjang dari Jumat hingga Minggu, sekaligus mendorong aktivitas ekonomi rumah tangga dan sektor pariwisata.

Arahan Presiden dan Praktik di Negara Lain

Kebijakan WFH ASN ini berangkat dari arahan Presiden Prabowo Subianto dalam sidang kabinet di Istana Negara pada Jumat (13/3).

Baca Juga: Rekomendasi 10 HP Murah 128GB di Bawah Rp2 Juta Maret 2026, RAM Besar Baterai Awet

"Ini saya minta dibicarakan nanti ya mungkin oleh Menko-Menko nanti berapa hari ini kita lihat. Kita pikirkan. Dulu kita atasi COVID, berhasil kita. Dan kita mampu, banyak bekerja dari rumah, efisiensi, berarti kita menghemat BBM dalam jumlah yang sangat besar," kata Prabowo.

Sejumlah negara sebelumnya telah lebih dulu menerapkan kebijakan serupa. 

Thailand mendorong pegawai negeri bekerja dari rumah untuk menghemat energi, sementara Filipina menerapkan sistem kerja empat hari dalam sepekan. 

Adapun Pakistan menyiapkan kebijakan serupa melalui pengaturan kerja jarak jauh dan pembelajaran daring.

Editor : Ockta Prana Lagawira
#wfh asn 2026 #kebijakan wfh pemerintah #aturan asn terbaru #wfh indonesia #Airlangga Hartarto #hemat bbm #prabowo subianto