Jawa Pos Radar Madiun - Momentum Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah menjadi panggung rekonsiliasi dan silaturahmi bagi para tokoh bangsa.
Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, terpantau hadir di kediaman Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), di Puri Cikeas, Bogor, Sabtu (21/3) lalu.
Kehadiran Anies dalam acara halalbihalal tersebut menarik perhatian publik, mengingat dinamika politik yang sempat memanas antar-tokoh tersebut pada masa kontestasi lalu.
Baca Juga: Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Online April 2026, Guru dan Murid Lanjut Tatap Muka di Kelas
Demokrat: Esensinya adalah Silaturahmi
Politikus Partai Demokrat, Yan Harahap, mengonfirmasi kehadiran Anies.
Ia menjelaskan bahwa panitia penyelenggara memang tidak mengirimkan undangan khusus kepada mantan mendikbud dan Gubernur DKI tersebut.
Namun, sebagai tuan rumah, SBY menerima siapa pun yang datang dengan tangan terbuka.
"Itu kan kondisi open house. Betul, panitia tidak mengundang beliau secara khusus. Namun, ada tamu datang saat kita open house, masa sih kita tolak?" ujar Yan Harahap, Rabu (25/3).
Yan menegaskan bahwa kediaman SBY selalu terbuka bagi siapa saja yang ingin menjalin silaturahmi di hari yang suci.
Momen ini diperkuat dengan unggahan Merry Riana, Staf Khusus Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY, yang memperlihatkan kehangatan suasana di Cikeas.
Baca Juga: Daftar HP Gaming Paling Worth It Rp1 Jutaan 2026, Semua Dibekali Refresh Rate 120Hz!
Sosok Anies Baswedan, dari Aktivis Kampus hingga Tokoh Dunia
Kehadiran Anies di Cikeas tidak bisa dilepaskan dari profilnya sebagai salah satu tokoh berpengaruh di Indonesia.
Lahir di Kuningan, 7 Mei 1969, Anies memiliki rekam jejak kepemimpinan yang panjang.
Ia meraih gelar PhD dari Northern Illinois University, Anies pernah menjabat sebagai Rektor Universitas Paramadina pada usia 37 tahun, menjadikannya rektor termuda di Indonesia saat itu.
Dikenal melalui gerakan Indonesia Mengajar dan TurunTangan, Anies sukses menggerakkan anak muda untuk peduli pada pendidikan dan isu sosial.
Selama memimpin Jakarta (2017-2022), ia meraih tingkat kepuasan publik mencapai 84%.
Di level internasional, ia dinobatkan sebagai salah satu 21 Heroes 2021 oleh TUMI Jerman dan menerima Lee Kuan Yew Exchange Fellow dari Singapura.
Ia juga masuk dalam daftar 100 Intelektual Dunia versi Foreign Policy dan 500 Muslim Paling Berpengaruh di dunia.
Babak Baru usai Pilpres 2024
Pertemuan di Cikeas ini menjadi menarik karena pada Pilpres 2024 lalu, Anies yang berpasangan dengan Muhaimin Iskandar diusung Koalisi Perubahan (NasDem, PKB, PKS), sementara Partai Demokrat berada di kubu yang berbeda.
Meski tidak menang dalam kontestasi tersebut, figur Anies tetap dianggap sebagai magnet politik nasional.
Kehadirannya di rumah SBY seolah mengirimkan pesan bahwa kompetisi politik telah usai, dan hubungan personal antar-tokoh bangsa harus tetap terjaga.
Pertemuan ini menunjukkan kedewasaan berpolitik. Meskipun tanpa undangan resmi, kehadiran Anies dan sambutan hangat keluarga SBY menandakan hubungan apik antara kedua belah pihak.
Hal ini juga membuktikan bahwa budaya silaturahmi lebaran masih menjadi perekat utama di level elit politik Indonesia. (naz)
Editor : Mizan Ahsani