Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Bahlil Buka Suara Soal Isu Kenaikan BBM Nonsubsidi, Pertamina Tegaskan Belum Ada Pengumuman

Ockta Prana Lagawira • Selasa, 31 Maret 2026 | 09:04 WIB
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. (Jawa Pos)
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. (Jawa Pos)

JAKARTA – Isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi sebesar 10 persen per 1 April 2026 mendapat respons dari pemerintah. 

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan, penentuan harga BBM nonsubsidi memang mengikuti mekanisme pasar global sesuai regulasi yang berlaku.

Baca Juga: Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Terbang Indonesia, Apa Agenda Sahabat Megawati Hangestri?

Pernyataan itu disampaikan Bahlil usai menghadiri Forum Bisnis Indonesia-Jepang di Tokyo, Senin. 

Ia menjelaskan bahwa sistem harga BBM telah diatur dalam Peraturan Menteri ESDM Tahun 2022.

Harga BBM Nonsubsidi Mengacu Pasar

Menurut Bahlil, dalam regulasi tersebut terdapat dua skema penentuan harga BBM, yakni untuk sektor industri dan nonindustri.

Baca Juga: Transfer Proliga 2026 Mengejutkan! LavAni Datangkan Opposite Kelas Dunia Georg Grozer, Duet Maut dengan Taylor Sander

"Di Peraturan Menteri ESDM Tahun 2022 itu telah mengatur dua formulasi tentang harga BBM. Satu harga BBM industri dan satu nonindustri. Kalau yang industri tanpa diumumkan pun dia terus terjadi berdasarkan harga pasar," kata Bahlil dikutip Antara.

Ia menambahkan, BBM kategori industri umumnya mencakup bahan bakar dengan angka oktan tinggi seperti RON 95 dan RON 98, yang digunakan oleh kalangan mampu serta sektor usaha.

Baca Juga: Link Pengumuman SNBP 2026 Resmi dan Mirror, Cek Hasil Hari Ini Pukul 15.00 WIB

"Bensin RON 95, 98, itu kan orang-orang yang mampulah, seperti mohon maaf contoh Pak Rosan, Pak Seskab, masa pakai minyak subsidi ya kan? Dan selama mereka mau, selama ada uang untuk bayar monggo. Tugas negara menyiapkan yang membayar, tidak ada tanggungan negara sama sekali," ujarnya.

Dengan skema tersebut, perubahan harga BBM nonsubsidi tidak membebani anggaran negara karena tidak mendapatkan subsidi pemerintah.

Subsidi Tetap Jadi Prioritas Pemerintah

Meski harga BBM nonsubsidi mengikuti pasar, pemerintah menegaskan fokus kebijakan energi tetap pada perlindungan masyarakat melalui BBM subsidi.

Bahlil menyebut keputusan terkait harga BBM subsidi berada di tangan Presiden Prabowo Subianto dengan mempertimbangkan kondisi sosial dan daya beli masyarakat.

Baca Juga: Mau Hemat BBM? Ini Sepeda MTB Polygon Terbaik di Bawah 5 Juta Cocok untuk Pelajar dan Pekerja

"Saya katakan bahwa subsidi tunggu tanggal mainnya. Insyaallah saya yakinkan bahwa Bapak Presiden dalam membuat kebijakan selalu mempertimbangkan dan memprioritaskan tentang kondisi masyarakat," imbuh Bahlil.

Pertamina: Belum Ada Pengumuman Resmi

Di sisi lain, Pertamina memastikan belum ada keputusan resmi terkait kenaikan harga BBM nonsubsidi, termasuk jenis Pertamax.

Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial belum dapat dipastikan kebenarannya.

Baca Juga: Panduan Memilih Polygon Strattos S2–S4 Disc 2025: Road Bike Murah hingga Semi Race, Solusi Tepat Hemat BBM!

"Hingga saat ini belum ada pengumuman resmi mengenai harga per 1 April 2026," ujar Baron.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk hanya mengakses informasi dari kanal resmi Pertamina agar terhindar dari kabar yang tidak valid.

Imbauan Gunakan Energi Secara Bijak

Selain menanggapi isu kenaikan harga, Pertamina juga mendukung imbauan pemerintah agar masyarakat menggunakan energi secara bijak.

Baca Juga: Rekomendasi Mobil Listrik Terbaik 2026 Harga Rp200–500 Juta, Solusi Tepat Hadapi Krisis Energi

Langkah ini dinilai penting di tengah dinamika harga energi global yang terus berfluktuasi dan berdampak pada kebijakan dalam negeri.

Editor : Ockta Prana Lagawira
#harga bbm 2026 #harga energi global #bahlil lahadalia #subsidi BBM #pertamina #Pertamax #BBM Nonsubsidi