Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Gempa Hari Ini M 7,6 di Sulut-Malut Akibat Subduksi, Tsunami Kecil Terdeteksi di Halmahera dan Bitung

Ockta Prana Lagawira • Kamis, 2 April 2026 | 09:27 WIB
Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani. (BMKG)
Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani. (BMKG)

JAKARTA – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang wilayah Sulawesi Utara dan Maluku Utara, Kamis (2/4/2026) pagi. 

BMKG memastikan gempa tersebut tergolong gempa dangkal akibat aktivitas subduksi di Laut Maluku.

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menjelaskan karakter gempa berdasarkan hasil analisis pusat gempa dan kedalamannya.

Baca Juga: Gempa Hari Ini: Magnitudo 7,6 Guncang Bitung, Berpotensi Tsunami, Getaran hingga Ternate

"Dengan perhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, Gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal," kata Faisal dalam konferensi pers yang disiarkan melalui kanal YouTube resmi BMKG.

Dipicu Aktivitas Subduksi Laut Maluku

BMKG mengungkapkan gempa terjadi akibat deformasi kerak bumi yang dipicu aktivitas subduksi di wilayah Laut Maluku.

Baca Juga: Final Four Proliga 2026 Surabaya Memanas! Jadwal Lengkap, Tiket, dan Link Live Streaming Resmi

"Akibat adanya aktivitas deformasi kerak bumi yaitu aktivitas subduksi laut Maluku. Hasils analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust vault)," ucap dia.

Gempa ini tercatat terjadi pada pukul 05.48 WIB dengan lokasi di 1,25 lintang utara dan 126,27 bujur timur, serta berada di kedalaman 62 kilometer di bawah laut.

Tsunami Kecil Terdeteksi

Selain guncangan kuat, BMKG juga mencatat adanya gelombang tsunami di dua wilayah terdampak.

"Pemutakhiran tsunami akibat gempa bumi mAG 7.6, telah terdeteksi tsunami di Halmahera Barat pukul 07.08 WITA," tulis BMKG melalui akun X resminya.

Baca Juga: Gaspol Jerez! Jadwal Moto3 Spanyol 2026 dan Peluang Veda Ega Pratama Tebus Kegagalan, Karakter Sirkuit Cocok

Gelombang tsunami setinggi 0,3 meter terdeteksi di Halmahera Barat. Sementara itu, di Bitung tercatat gelombang setinggi 0,2 meter pada pukul 07.15 WITA.

Gempa Dangkal Berpotensi Merusak

Gempa dangkal seperti yang terjadi di Sulawesi Utara dan Maluku Utara umumnya memiliki potensi dampak yang lebih besar di permukaan dibanding gempa dalam.

Baca Juga: Review Infinix SMART 20: HP 1 Jutaan Terbaik 2026, Paket Mewah! Layar 120Hz dan Baterai 5200mAh

Hal ini karena energi gempa dilepaskan lebih dekat dengan permukaan bumi, sehingga getaran yang dirasakan masyarakat menjadi lebih kuat.

BMKG terus melakukan pemantauan terhadap aktivitas gempa susulan serta potensi dampak lanjutan di wilayah terdampak.

Editor : Ockta Prana Lagawira
#gempa hari ini #gempa sulawesi utara #gempa maluku utara #berita gempa indonesia #tsunami halmahera