Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Update Gempa Sulut Hari Ini: Satu Warga Manado Tewas, BMKG Akhiri Peringatan Dini Tsunami

Mizan Ahsani • Kamis, 2 April 2026 | 11:16 WIB
Bangunan KONI Sario Manado rusak akibat gempa magnitudo 7,6 di Manado, Sulawesi Utara, Kamis (2/4). (ANTARA)
Bangunan KONI Sario Manado rusak akibat gempa magnitudo 7,6 di Manado, Sulawesi Utara, Kamis (2/4). (ANTARA)

Jawa Pos Radar Madiun - Gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 7,6 yang berpusat di tenggara Kota Bitung, Sulawesi Utara, pada Kamis (2/4) pagi, menelan korban jiwa. 

Basarnas melaporkan satu orang warga Manado meninggal dunia akibat peristiwa ini.

Di sisi lain, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) secara resmi telah mengakhiri peringatan dini tsunami setelah memantau kondisi muka air laut yang kembali stabil.

Korban Jiwa dan Kerusakan Bangunan di Manado

Juru Bicara Kantor SAR Manado, Nuriadin Gumeleng, mengonfirmasi bahwa korban meninggal adalah seorang perempuan berinisial DL (70).

Korban dilaporkan meninggal dunia setelah tertimpa reruntuhan bangunan dan telah dievakuasi ke RS Bhayangkara.

"Gempa juga menyebabkan kerusakan di beberapa titik, termasuk Gedung KONI Manado yang dilaporkan mengalami keruntuhan pada beberapa bagian," ujar Nuriadin.

Basarnas saat ini masih mendalami laporan mengenai adanya dua korban lain yang diduga melompat dari bangunan saat gempa Sulut terjadi.

Baca Juga: Tsunami Terjang 5 Wilayah usai Gempa Bitung Sulut, BNPB Ingatkan Potensi Gelombang Susulan

Potensi Tsunami Dinyatakan Berakhir

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, dalam konferensi pers di Jakarta menyatakan bahwa peringatan dini tsunami resmi berakhir pada pukul 09.56 WITA. Sebelumnya, status siaga sempat ditetapkan untuk wilayah Ternate, Halmahera, dan Bitung.

Berdasarkan alat ukur muka air laut, gelombang tsunami kecil sempat terdeteksi di beberapa titik:

Baca Juga: Rekomendasi Motor Listrik Harga di Bawah 20 Juta: United MX 1200 vs MT1500, Spek Mumpuni untuk Perkotaan

Analisis Tektonik dan Gempa Susulan

Gempa yang terjadi pada kedalaman 33 kilometer ini merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas deformasi kerak bumi dengan mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

Guncangan dirasakan sangat kuat dengan skala intensitas:

Hingga pukul 09.59 WIB, BMKG mencatat telah terjadi 40 gempa susulan dengan magnitudo terbesar mencapai 5,5.

Kondisi Terkini Masyarakat

Pasca-gempa, sebagian masyarakat di pesisir Bitung dan Minahasa Tenggara yang sempat melakukan evakuasi mandiri kini mulai kembali ke rumah masing-masing.

Aktivitas di Kota Manado secara umum dilaporkan sudah kembali normal, namun tim gabungan tetap bersiaga di lokasi terdampak untuk melakukan pendataan dan penanganan lebih lanjut. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#gempa hari ini #gempa sulawesi utara #gempa manado #Tsunami #bmkg