Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Bukan Meteor atau Rudal! BRIN Ungkap Asal Cahaya Aneh di Langit Lampung

Ockta Prana Lagawira • Minggu, 5 April 2026 | 10:43 WIB
Fenomena cahaya misterius di langit Lampung ternyata sampah antariksa roket China. (Tangkapan layar)
Fenomena cahaya misterius di langit Lampung ternyata sampah antariksa roket China. (Tangkapan layar)

Jawa Pos Radar Madiun – Warga Provinsi Lampung dibuat geger oleh penampakan benda bercahaya misterius yang melintas di langit pada Sabtu (4/4/2026) malam. 

Fenomena ini sempat viral di media sosial dan memicu beragam spekulasi, mulai dari hujan meteor hingga dugaan rudal.

Video amatir yang beredar memperlihatkan cahaya terang dengan ekor panjang melesat selama beberapa detik sebelum akhirnya menghilang di langit.

BRIN Pastikan Bukan Meteor

Pakar dari Badan Riset dan Inovasi Nasional, Thomas Djamaluddin, memastikan fenomena tersebut bukanlah benda langit alami seperti meteor.

"Itu adalah pecahan sampah antariksa. Info terbaru dari Space-Track dan analisis orbit menunjukkan bahwa bekas roket Tiongkok tersebut meluncur dari arah India menuju Samudera Hindia di pantai barat Sumatera," demikian kata peneliti ahli utama dari organisasi riset penerbangan dan antariksa BRIN Prof Thomas Djamaluddin,

"Itulah yang disaksikan warga sekitar Lampung dan Banten," kata Thomas.

Roket China Terbakar di Atmosfer

Penjelasan serupa juga disampaikan oleh Observatorium Astronomi Itera Lampung (OAIL). 

Mereka menegaskan bahwa benda bercahaya itu merupakan sampah antariksa berupa tubuh roket yang terbakar saat memasuki atmosfer Bumi.

Secara spesifik, objek tersebut diidentifikasi sebagai bagian roket CZ-3B R/B milik China.

"Kami menganalisis itu bukan dari komet, karena dari gerakan ataupun lintasan, bahkan dari pecahan yang ada di video tersebut, itu bukan ciri-ciri komet," jelasnya.

Kenapa Bukan Komet atau Meteor?

OAIL menjelaskan bahwa hujan meteor biasanya terjadi secara periodik dan dapat diprediksi waktunya. 

Sementara komet memiliki kecepatan tinggi dengan karakter lintasan berbeda.

Dalam kasus ini, objek terlihat melaju relatif lebih lambat dan pecah di udara akibat gesekan dengan atmosfer, ciri khas benda buatan manusia yang masuk kembali ke Bumi.

Dipastikan Tidak Berbahaya

Meski terlihat jelas di langit Lampung, fenomena ini dipastikan tidak membahayakan masyarakat.

Objek tersebut sudah terbakar saat memasuki atmosfer, sehingga tidak mencapai permukaan dalam kondisi utuh.

Selain di Lampung, fenomena serupa juga dilaporkan terlihat dari wilayah Bengkulu hingga Palembang.

"Kalau untuk titik jatuhnya masih dianalisis lintasannya. Tapi memang jalur lintasan di sekitar jam tersebut melewati daerah Lampung. Fenomena ini juga terlihat di beberapa daerah tetangga seperti Bengkulu dan Palembang," pungkasnya.

Editor : Ockta Prana Lagawira
#cahaya misterius Lampung #sampah antariksa #meteor Lampung #fenomena langit Indonesia #BRIN