JOGJAKARTA — Universitas Gadjah Mada membuka pendaftaran jalur Penelusuran Bibit Unggul Berprestasi (PBUB) dan Penelusuran Bibit Unggul Tidak Mampu (PBUTM) untuk tahun akademik 2026.
Pendaftaran jalur ini berlangsung mulai 14 April hingga 29 April 2026. Skema tersebut ditujukan bagi siswa SMA yang memiliki prestasi unggul, baik akademik maupun non-akademik.
PBUB Dibagi Dua Kategori Prestasi
Pada jalur PBUB, UGM membagi seleksi menjadi dua kelompok, yakni bidang seni dan olahraga serta ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK).
Sekretaris Direktorat Kemahasiswaan UGM, Hempri Suyatna menegaskan bahwa bukti prestasi menjadi syarat utama dalam seleksi.
“Untuk tingkat Nasional adalah juara satu sampai tiga, dan sementara untuk raihan prestasi pada tingkat internasional, dapat digunakan sertifikat juara satu hingga juara lima,” kata Hempri, Kamis (9/4).
Untuk level provinsi, prestasi minimal yang diakui adalah juara satu dan dua.
Sertifikat tersebut bisa berasal dari berbagai ajang, mulai dari Pekan Olahraga Daerah hingga kompetisi internasional.
Di bidang seni, capaian yang diperhitungkan meliputi lomba fotografi, teater, MTQ, paduan suara, hingga karawitan.
Peserta juga wajib menyertakan portofolio sebagai bagian dari penilaian.
Hempri menambahkan bahwa prestasi harus diimbangi dengan nilai akademik yang memenuhi standar.
“Harus disertai dengan nilai-nilai pengetahuan dalam rapor tersebut yang di atas atau lebih sama dengan kriteria ketuntasan minimal,” terangnya.
Jalur IPTEK Wajib 25 Persen Terbaik
Untuk jalur PBUB bidang IPTEK, persyaratan utama adalah berada di 25 persen siswa terbaik di kelas berdasarkan nilai rapor.
Sekretaris Direktorat Pendidikan dan Pengajaran UGM, Sigit Priyanta menyebutkan bahwa capaian akademik saja tidak cukup tanpa prestasi pendukung.
“Jadi syaratnya unggul dalam bidang akademik ditunjukkan dalam capaian nilai rapor,” terangnya.
Selain itu, calon pendaftar juga wajib memiliki prestasi minimal juara satu di tingkat provinsi.
Jalur PBUTM Prioritaskan Siswa Kurang Mampu
Sementara itu, jalur PBUTM diperuntukkan bagi siswa berprestasi dari keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas.
Persyaratan utamanya meliputi kepemilikan Kartu Indonesia Pintar (KIP), KIP Kuliah (KIPK), atau surat keterangan dari sistem data sosial ekonomi nasional.
Selain itu, pendapatan orang tua dibatasi maksimal Rp4 juta per bulan, dengan tingkat pendidikan orang tua maksimal sarjana.
Meski berbasis afirmasi ekonomi, peserta tetap wajib memenuhi syarat akademik dan prestasi.
“Jadi tidak cukup hanya ditunjukkan oleh rapornya yang baik tetapi juga punya prestasi di lomba yang minimal juara satu provinsi,” ungkapnya.
Tahapan Seleksi Lanjutan
Peserta yang lolos seleksi administrasi pada jalur PBUB bidang seni dan olahraga akan melanjutkan ke tahap uji keterampilan.
“Jadi calon mahasiswa nanti akan diundang di UGM untuk melihat bagaimana kemampuan keterampilan yang dimiliki entah itu di bidang olahraga atau seni,” pungkasnya.
Informasi detail mengenai prosedur pendaftaran dan persyaratan dapat diakses melalui laman resmi UGM di admissions.ugm.ac.id.
Editor : Ockta Prana Lagawira