Jawa Pos Radar Madiun - Tiga isu nasional menyedot perhatian publik pada akhir pekan ini.
Mulai dari kondisi terkini aktivis KontraS Andrie Yunus, polemik sepeda listrik mewah Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, hingga pembaruan sistem keamanan aplikasi pelaporan JAKI.
Baca Juga: Jangan Tunggu Sakit! Ini 5 Keuntungan Diet Rendah Garam untuk Jantung dan Ginjal
Setelah sebulan dirawat akibat siraman air keras oknum BAIS TNI, kondisi Andrie Yunus masih memerlukan penanganan intensif.
Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) menyebut Andrie telah menjalani lima kali operasi cangkok kulit (skin graft) dan mata di RSCM Jakarta, serta dijadwalkan menjalani operasi lanjutan empat bulan mendatang.
Baca Juga: Magetan Geber Proyek Besar 2026, Sirkuit hingga RS Panekan Diguyur Miliaran
Di sisi lain, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi disorot tajam usai kedapatan mengendarai sepeda listrik Specialized 2023 Turbo Levo 3 Carbon seharga sekitar Rp 116 juta saat kampanye hemat energi, Kamis (9/4).
Ironisnya, tunggangan mahal mantan Kapolda Jateng tersebut ternyata tidak tercatat dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tertanggal 27 Februari 2026 miliknya.
Baca Juga: Resep Bakso Tahu Gyoza Kuah Gurih, Praktis 15 Menit Langsung Jadi!
Sementara itu dari ibu kota, Pemprov DKI Jakarta bergegas memperkuat pengawasan aplikasi Jakarta Kini (JAKI).
Langkah ini diambil menyusul temuan kasus manipulasi foto laporan tindak lanjut di Kelurahan Kalisari.
Ke depan, sistem JAKI akan dilengkapi fitur deteksi Artificial Intelligence (AI) guna melacak potensi pelaporan palsu, disertai ancaman sanksi tegas bagi para pelanggarnya. (*)
*Sayiddil Akbar, Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura